Ini Instruksi Kapolri kepada Seluruh Personel dan PNS Polri Jelang Pilkada

oleh -1.391 views
Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D

garudaonline – Jakarta | Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D mengeluarkan enam instruksi jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2018.

Instruksi yang dikeluarkan pada Senin, 25 Juni 2018 tersebut wajib dilaksanakan oleh seluruh personel Polri dan pegawai negeri sipil (PNS) Polri.

Instruksi pertama, Kapolri melarang personel Polri dan PNS Polri untuk menjadi tim sukses, memberikan dukungan ataupun menyediakan bantuan fasilitas Polri untuk kepentingan politik pasangan calon Pilkada.

Kedua, Kapolri melarang personel Polri dan PNS Polri menerima/mendistribusikan janji, hadiah, sumbangan ataupun bantuan dalam bentuk apapun yang berkaitan dengan kepentingan politik dalam Pilkada serentak 2018.

“Yang ketiga, personel Polri dan PNS Polri dilarang menghadiri kegiatan politik Pilkada dan berfoto bersama dengan pasangan calon Pilkada termasuk mengeksposnya di media sosial,” kata Kapolri.

Keempat, Kapolri melarang personel Polri dan PNS Polri melakukan kampanye hitam (black campaign), menganjurkan golongan putih (Golput) dan menyatakan dukungan terhadap pasangan calon Pilkada serentak 2018.

Kelima, seluruh personel Polri dan PNS Polri agar memantapkan soliditas internal Polri dan meningkatkan sigergitas TNI-Polri serta dengan komponen bangsa lainnya dalam melaksanakan pengamanan Pilkada serentak 2018.

Terakhir, personel Polri dan PNS Polri diminta memberikan darma bakti terbaik dalam pelaksanaan tugas.

“Jadikan tugas sebagai ladang ibadah dengan mematuhi aturan hukum serta hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat menurunkan citra Polri,” imbuh Kapolri.

Berikan Komentar