Ini Kronologi Penangkapan Dua Perampok Tewaskan Karyawati BNI Siantar

oleh -1.039 views
Polisi merilis seorang dari dua perampok yang menewaskan karyawati BNI Pematangsiantar

garudaonline – Medan | Dua pelaku perampokan yang menewaskan karyawati Bank Negara Indonesia (BNI) Pematangsiantar, Rara Sitta Stefanie (27) berhasil ditangkap personel gabungan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut dan Satreskrim Polres Pematangsiantar.

Keduanya dilumpuhkan dengan timah panas, seorang di antaranya tewas saat dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Bhayangkara Tingkat II Medan, Minggu (29/10/2017) dini hari. Dia adalah, Randal Malau (23) warga Jalan Narumonda Bawah Pematangsiantar.

Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian R Djajadi SIK MH didampingi Kasubdit III Jatanras AKBP Faisal F Napitupulu SIK dan Panit 1 Unit 3 Jatanras AKP Fery Kusnadi SH mengatakan, awalnya ditangkap tersangka Nasib Hutasoit als Ompong (23) warga Jalan Pasar Pagi Gang Tampo, Kecamatan Sitalasari, Pematangsiantar.

“Tersangka Nasib ditangkap di kawasan Jalan Vihara Kota Pematangsiantar pada Sabtu (28/10/2017) sekitar pukul 18.00 WIB. Saat diinterogasi, dia mengaku beraksi bersama temannya (RM) Randal Malau. Hasil penyelidikan, tersangka RM ini kabur ke Medan,” ujar Andi Rian.

Setelah mendapat informasi tersebut, personel gabungan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut dan Satreskrim Polres Pematangsiantar membawa tersangka Nasib ke Medan untuk pengembangan pencarian tersangka Randal Malau.

Namun dalam proses pengembangan tersebut, tersangka Nasib berusaha melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas dengan menembak kaki kanan dan kirinya. Tak lama kemudian, polisi berhasil menemukan tempat persembunyiaan tersangka Randal Malau di Jalan Pantai Halim Desa Marindal, Kabupaten Deliserdang.

“Pada saat akan ditangkap, tersangka RM (Randal Malau) ini melakukan perlawanan terhadap anggota Polri sehingga dilakukan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, namun yang bersangkutan tak menghindahkan tembakan peringatan tersebut.”

Dia (Randal Malau) malah membacok anggota dengan pisau sehingga dilakukan penembakan terhadap tersangka RM guna pelumpuhkan. Setelah itu tersangka Randal Malau dibawa ke RSU Bhayangkara, namun dalam perjalanan menuju rumah sakit, tersangka Randal Malau menghembuskan nafas terakhirnya.

Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti sebilah pisau, 1 unit handphone Oppo milik korban, 1 unit sepeda motor Honda Vario 125 warna putih biru yang digunakan tersangka untuk melakukan aksinya dan 1 tas warna coklat milik korban.

(g.01)

Berikan Komentar