Ini Pidato Presiden di HUT ke-72 TNI Tahun 2017

oleh -584 views

garudaonline – Banten | Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2017 telah dilaksanakan di Dermaga Indah Kiat Merak, Cilegon, Banten, Kamis (5/10/2017) pagi tadi.

Upacara dipimpin langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi), sedangkan yang bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup) Letjen TNI Edy Rahmayadi yang juga menjabat sebagai Pangkostrad.

Peringatan HUT TNI kali ini mengambil tema “Bersama Rakyat TNI Kuat,”.

Presiden Jokowi selaku Inspektur Upacara dalam pidatonya mengatakan bahwa TNI akan menjadi angkatan bersenjata yang semakin disegani oleh negara-negara lain.

Berikut ini pidato yang disampaikan Presiden Jokowi:

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Dengan penuh optimisme saya mengatakan bahwa TNI akan menjadi angkatan bersenjata yang semakin disegani oleh negara-negara lain yang akan menjadi kekuatan besar di regional, di Asia dan dengan punuh keyakinan saya percaya bahwa TNI akan selalu yang pertama, yang terdepan dalam menjaga Persatuan dan Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Oleh karena itu pada kesempatan yang membangakan ini saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-sebesarnya atas profesionalisme TNI yang terus meningkat, terima kasih yang besar-besarnya atas komitmen seluruh jajaran TNI dalam memegang teguh sumpah prajurit, terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi para prajurit dalam menjalankan tugas-tugas berat yang penuh resiko dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas peran sentra TNI dalam menjaga NKRI, menjaga Pancasila dan menjaga kewibawaan Negara.

Pada prajurit TNI yang saya banggakan, hadirin yang saya muliakan. Saya ingat pesan Jenderal Besar Sudirman tentang jati diri TNI yang saya yakin sangat dan bahkan semakin relevan untuk masa kini dan masa yang akan datang bahwa politik Tentara adalah politik negara, politik TNI ada politik negara dan loyalitas Tentara hanyalah loyatis untuk kepentingan Bangsa dan Negara.

Politik dan loyalitas berbangsa dan negara itu berarti kesetian memperjuangan kepentingan rakyat, kesetian menjaga menjada keutuhan wilayah dan persatuan Negara Kesatuan Rebuplik Indonesi dan kesetiaan kepada Pemerintah yang sah.

TNI adalah milik Nasional yang berada di atas semua golongan yang tidak terkotak-terkotak oleh kepentingan politik yang sempit dan tidak masuk ke kancah politik praktiks yang selalu menjamin netralitas politik di era demokrasi sekarang ini yang selalu menjamin keutuhan wilayah nasional dan membangun persatuan serta solidaritas antar anak bangsa antar komponen bangsa.

Saya bangsa dan terkesima mendengarkan sumpah prajutit, sumpah saudara-saudara sekalian untuk setia kepada NKRI yang bersadarkan Pancasila dan UUD 1945. Tunduk kepada hukum dan memegang disiplin keprajuritan taat kepada atasan dengan tidak membantah perintah atau putusan menjalankan segala kewajiban yang penuh rasa tanggungjawab kepada Tentara dan NKRI dan memegang segala rahasia Tentara sekeras-kerasnya.

Ini adalah sumpah yang membanggakan betapa besar komitmen dan dedikasi prajuruit TNI untuk Bangsa dan Negara yang menbawa kemulian Negara, kemulian Bangsa Indonesia. Pondasi itu lah yang harus dipegang teguh oleh institusi TNI dan oleh prajurut TNI, pondasi itu yang patut diteladani oleh seluruh rakyat Indonesia, pondasi itu lah yang membantu kita kokoh berdiri menghadapi zaman yang sering bergolak, pondasi itu lah yang memperkokok Indonesia dalam menghadapi dan memenangkan persaingan global.

Para prajutir TNI yang saya cintai, hadirin yang berbahagia. Sampai kapan juga kita harus waspada terhadap upaya dari luar yang merongrongan keutuhan wialayah Indonesia. Kita harus waspada terhadap ronrongan dari dalam yang mengganggu Pancasila sebagai dasar negara kita dan kita juga harus waspada terhadap peperangan nyata di bidang budaya dan ekonomi di era perdangan bebas dan perkembangan teknologi yang maha cepat sekarang ini.

Tidak ada jalan lain bahwa kita harus bergegas membangun pondasi ekonomi nasional kita harus Indonesia sentris bagaimana tuntutan doktrin pertahanan semesta yang dipegang teguh oleh tni harus menjaga stabilitas poitik dan keamanan harus menumbuhkan kepercaaan masyarakat internasional kepada Negara kita Indonsia.

Dalam dunia yang semakin transparan sekarang ini tidak ada lagi yang bisa kita tutup tutupi kejadian sekecil apa pun di sudut negeri ini akan terbertitakan sampai ke mancanegara tidak ada pilihan lain kecuali kita harus memberikan pesan bahwa Indonesia adalah Negara yang stabil sinergi antara TNI dan institusi lain dalam pemerintahan dan seluruh komponen anak bangsa wajib dijaga dan ditingkatkan.

Pada prajutir TNI yang saya banggakan, hadiri yang berbahagia. Saya teringat pada naskah ikrar yang kita bacakan setiap upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya tanggal 1 Oktober. Bahwa sejak Kemerdekaan NKRI dipoklamirkan telah banyak rongrongan baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan karena kelengahan dan kekurang kewaspadaan kita dan ikrar utama kita adalah kita membulatkan tekad untuk empertahankan dan mengamalkan Pancasila sebagai sumber kekuatan untuk menggalang kebersamaan dalam menperjuangan dan menegakkan kebenaran serta keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sekali lagi kita tidak boleh lengah kita harus bersatu TNI dan institusi lain dalam pemerinrahan dan dengan seluruh komponen bangsa hasus bersnegi dan solid harus bersatu padu dan bahu-membahu.

Terima kasih atas komitmen dan dedikasi saudara-saudara menjadi patriot sejati yang menjaga NKRI dan menjunjung tinggi Ibu Pertiwi.

Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia
Dirgahayu Bhayangkari Negara
Bersama Rakyat, TNI Kuat

Terima kasih

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Berikan Komentar