Jasad Korban Mobil Hanyut di Sungai Wampu Berhasil Ditemukan

oleh -402 views

garudaonline, Medan: Pencarian jasad korban mobil hanyut di Sungai Wampu pada Jumat (18/1) kemarin membuahkan hasil.

Jasad kedua korban ditemukan pada Minggu (20/1/2019) pagi. Jasad pasangan suami istri itu ditemukan cukup jauh dari lokasi hanyutnya mobil yang mereka tumpangi.

Kepala BPBD Langkat Iwan Syahri mengatakan dua jasad yang ditemukan itu adalah jasad Nurhayati (48) dan suaminya Kliwon (50). Jasad Nurhayati ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB sedangkan jasad suaminya ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB.

“Jasad Kliwon ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian, sedangkan lokasi penemuan jasad istrinya cukup jauh di Titi Stabat yang diperkirakan 10 kilometer lebih dari lokasi kejadian,” sebut Iwan melalui seluler.

Iwan mengatakan lokasi penemuan kedua korban memang sudah diperhitungkan lantaran rencananya hari ini, tim gabungan memang akan menyusuri aliran sungai hingga ke Stabat. “Jadi ternyata sebelum kesana, jasad Nurhayati sudah ditemukan (warga),” sebutnya seraya menyebutkan tim gabungan sudah turun langsung sejak peristiwa tersebut.

Iwan mengaku transportasi getek (rakit) ini sudah puluhan tahun digunakan warga setempat untuk menyeberang dari Kecamatan Wampu menuju Kecamatan Selesai Langkat. Adapun jembatan kata Iwan, ada namun cukup jauh dari kampung tersebut.

“Jadi memang sudah sering mobil kecebur di sana. Namun yang ada korban jiwa baru kali ini,” terangnya.

Dengan adanya peristiwa yang menimbulkan korban jiwa ini, pemerintah kata Iwan sudah menyampaikan kepada para penyedia jasa angkutan rakit penyeberangan untuk mematuhi standard keselamatan. “antara lain, mobil yang menyeberang harus mati mesin dan penumpang tidak berada di dalam mobil. Ini sudah kita beritahukan,” tutupnya.

Untuk diketahui bahwa peristiwa terjatuhnya mobil Taft warna putih BK 1810 PC tersebut terjadi saat mobil yang berisikan tujuh orang penumpang terjatuh dari rakit penyeberangan di Sungai Wampu, kawasan Dusun V Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat pada Jumat (18/1) sore.

Akibatnya tujuh orang penumpang yang berada di mobil tersebut meninggal dunia karena tidak bisa keluar dari mobil itu, ketujuh orang yang meninggal tersebut adalah Suyadi Kudo Kusmono (68) pemilik mobil, Sarimem (78), Sujoko Arta Winata alias Tata (4), Riski (9), dan April (4).

Serta dua orang lainnya yakni Nurhayati dan Kliwon yang baru ditemukan hari ini. (dfnorris)

Berikan Komentar