Jokowi Akan Gaji Pengangguran Lewat Kartu Prakerja, Fadli Zon: Jangan Norak, Pikirkan Dulu Guru Honorer

oleh -554 views

garudaonline, Jakarta: Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon, meminta calon presiden petahana Joko Widodo tidak memberikan impian kosong dengan mengumbar janji akan menggaji masyarakat yang masih mencari pekerjaan lewat program Kartu Prakerja.

Menurutnya, Jokowi sebaiknya memikirkan nasib ratusan ribu pegawai honorer yang belum mendapatkan upah layak hingga saat ini.

“Janganlah memberikan impian kosong. Coba itulah pikirkan dulu yang honorer yang jumlahnya masih ratusan ribu yang mereka sudah mengabdi kepada bangsa dan negara tapi tidak mendapatkan honor yang layak,” kata Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta (5/3).

Selanjutnya, politisi Gerindra itu menyarankan Jokowi untuk lebih memikirkan penyediaan lapangan kerja permanen bagi masyarakat.

Fadli pun menegaskan, janji Jokowi menggaji masyarakat yang masih mencari pekerjaan lewat program Kartu Prakerja bukan merupakan solusi atas permasalahan yang terjadi saat ini.

“Itu bukan solusi. Solusinya adalah ciptakan lapangan kerja yang mudah, pikirkan honorer yang sudah bekerja selama puluhan tahun tapi tidak mendapat hak mereka,” ucapnya.

Fadli menambahkan, janji Jokowi menggaji masyarakat yang masih mencari pekerjaan lewat program Kartu Prakerja terlalu beraroma politis.

Bahkan, dia menyebut, janji Jokowi ini agak norak dan tidak canggih.

“Ya sangat politis. Tapi politisnya agak norak, tidak canggih,” ucap dia.

Sebelumnya, Jokowi menyebut pemegang Kartu Prakerja akan mendapatkan gaji meski belum mendapatkan pekerjaan.

Menurut Jokowi, para pemegang kartu itu mulanya akan mendapatkan pelatihan sesuai keterampilan dan skill yang mereka miliki.

Namun, jika memang setelah pelatihan dilakukan namun pemegang Kartu Prakerja tetap belum mendapatkan pekerjaan, maka ia akan mendapat honor dari pemerintah.

“Kalau belum dapat pekerjaan, kartu itu juga akan memberikan kayak honor, kayak gaji. Tapi jumlahnya berapa masih kita rahasiakan. Nanti,” kata Jokowi. (CNN/dfn)

Berikan Komentar