Jokowi Minta PM Modi Turunkan Bea Impor Sawit

oleh -69 views

garudaonline, Jepang: Presiden Joko Widodo meminta Perdana Menteri India Narendra Modi mempertimbangkan lagi pengenaan bea masuk atas impor produk kelapa sawit dan turunannya asal Indonesia.

Permintaan ini ia sampaikan di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang, Sabtu (29/6).

Secara khusus, Jokowi menaruh perhatian pada tarif baru impor kelapa sawit yang dikenakan India sejak Januari lalu. Kala itu, India memang menurunkan tarif impor produk minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dari 44 persen menjadi 40 persen dan turunannya dari 54 persen ke 45 persen.

Namun, bea masuk ini masih lebih tinggi dibanding dulu. Sebelum 1 Maret 2018, India menerapkan bea masuk CPO sebesar 30 persen dan turunannya sebesar 40 persen.

“Kami perlu mendorong Menteri Perdagangan kita untuk terus lanjutkan pembahasan guna mencapai win-win solution, termasuk proposal trade-off minyak sawit dengan komoditas lainnya,” tegas Jokowi melalui keterangan resmi, Sabtu (29/6).

Jokowi menyebut kedua negara harus menekankan pentingnya menghilangkan hambatan perdagangan baik tarif dan non-tarif agar volume perdagangan India dan Indonesia mencapai US$50 miliar pada 2025 mendatang, atau bertumbuh 33,4 persen dari volume perdagangan 2018 senilai US$18,74 miliar.

Pada tahun lalu, volume perdagangan India dan Indonesia tumbuh 3,31 persen dibanding 2017.

Selain itu, kedua negara juga membicarakan kepentingan memperluas interaksi bisnis dalam kerja sama maritim kedua negara. Hal ini dapat dimulai dari peningkatan interaksi antara pengusaha Aceh dan Kepulauan Andaman-Nicobar. Untuk itu, Jokowi mengajak India untuk berpartisipasi dalam pengembangan infrastruktur konektivitas di Sabang.

Terakhir, Jokowi juga mengucapkan apresiasi atas dukungan India terhadap ASEAN Outlook on Indo-Pacific yang diadopsi oleh pemimpin ASEAN dalam KTT ASEAN ke-34 di Thailand pada 22 Juni 2019 lalu.

Indo-Pasifik merupakan konsep kerja sama negara-negara sepanjang Samudra Hindia dan Pasifik dalam hal peningkatan kerja sama dengan mengedepankan prinsip keterbukaan dan penghormatan terhadap hukum internasional.

“Saya yakin ASEAN dan India dapat meningkatkan kerja sama Indo-Pasifik,” imbuh Jokowi.

Pada hari ini, Jokowi diagendakan akan bertemu pemimpin-pemimpin G20. Setelah bertemu Modi, Jokowi juga akan bertemu dengan Putra Mahkota Kerajaan Saudi Mohammad bin Salman, Presiden Brazil Jair Bolsonaro, PM Australia Scott Morrison, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (CNN/dfn)

Berikan Komentar