KAI Serahkan Bantuan CSR Senilai Rp 620.920.000 untuk Masyarakat Garut

oleh -202 views
KAI memberikan bantuan untuk pengembangan Masjid Al-Baital Ma’mur, Kampung Cibodas Desa Keresek, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut.

garudaonline – Bandung | Sebagai wujud kepedulian dan kontribusi nyata PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk memberikan sumbangsih terbaik bagi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah bisnis perusahaan, KAI memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) melalui kegiatan Pasar Murah KAI di Halaman Masjid Besar Cibatu, Jalan Sukahaji-Wanakerta No.12 Kec. Cibatu Kab. Garut, Kamis (31/1/2019).

Kegiatan ini dibuka dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Direktur SDM dan Umum KAI R. Ruli Adi kepada Camat Cibatu Sardiman Tanjung.

Pasar Murah KAI dilaksanakan dengan memberikan potongan harga paket sembako senilai Rp 113.000,- yang dapat dibeli oleh masyarakat hanya dengan Rp 25.000,-.

KAI menyediakan sebanyak 330 paket sembako yang masing-masing paket terdiri dari beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, dan gula pasir 1 kg.

Hasil penjualan paket sembako sebesar Rp 8.250.000,- akan disumbangkan dalam bentuk santunan kepada 33 anak yatim sejumlah Rp 250.000,- per anak.

Total bantuan yang diberikan KAI adalah Rp 45.920.000,-

Pada kesempatan yang sama, sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat terdampak reaktivasi jalur KA Cibatu-Garut, KAI memberikan bantuan senilai Rp 575.000.000,- untuk pengembangan Masjid Al-Baital Ma’mur, yang berlokasi di kampung Cibodas Desa Keresek Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut.

Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan masjid menjadi dua lantai. Bantuan tersebut diterima oleh Ketua DKM Masjid Baital Ma’mur Ustad E. Suryana.

“Bantuan CSR ini kami berikan sebagai tanggung jawab sosial KAI terhadap masyarakat di wilayah Kec. Cibatu,” ujar R. Ruli Adi.

Ia berharap dengan adanya bantuan ini, membuat masyarakat lebih mencintai Kereta Api dan mendukung pada program reaktivasi Cibatu-Garut.

“Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat,” tutup R. Ruli Adi.

(rel/g.01)

Berikan Komentar