Kampanye di Medan, Jokowi Target Suara Lebih Tinggi dari Pilpres 2014

oleh -127 views

garudaonline, Medan: Kampanye di Medan, Calon Presiden Jokowi mengenang kejayaannya saat memenangkan pilpres 2014 lalu. Ia menyebutkan pada Pilpres 2014 silam capaian suara dari Sumatera Utara yang diperoleh saat berpasangan dengan Jusuf Kalla yakni 55 persen. Namun pada Pilpres 17 April 2019, Jokowi yang berdampingan dengan Cawapres KH Ma’ruf Amin berharap bisa meraih suara dari Sumatera Utara di atas 65 persen.

“Saya lihat catatan dulu. Jadi tahun 2014 di Sumut, Jokowi-JK menang 55 persen. Tapi tahun ini Jokowi- Ma’ruf seharusnya hitungan saya, kalkulasi saya harusnya lebih dari 65 persen. Sanggup? Angkat jempolnya,” ujar Jokowi saat kampanye di hadapan ribuan warga Sumut di Gedung Serba Guna Jalan Pancing Medan, Jumat (5/4) malam.

Target yang ditetapkan memang lebih tinggi dari pilpres sebelumnya, namun Jokowi yakin bisa meraih target tersebut. Apalagi ia telah memiliki keluarga dari Sumut. Sebab putrinya Kahiyang Ayu telah menikah dengan Bobby Nasution yang tak lain putra asli Sumatera Utara. Dalam kesempatan itu, Jokowi lantas memanggil sang menantu untuk naik ke atas panggung.

“Hati-hati, 2014 kita mendapatkan 55 persen, padahal saat itu saya belum memiliki keluarga di Sumut. Sekarang saya telah memiliki keluarga di Sumut. Bobby maju sini. Saya sekarang sudah punya anak yang namanya Bobby Nasution di Sumut. Kalau nanti tidak nambah, awas, awas kalau tidak nambah,” ucap Jokowi disambut riuh ribuan warga.

Setelah pencoblosan nanti, Jokowi mengaku akan langsung menelpon dan mencari tahu berapa perolehan suara dari Sumut.

“Karena banyak kabupaten sudah saya hitung ada yang menyanggupi 95 bisa, ada yang menyanggupi di atas 80 persen, ada yg di atas 95 persen bisa. Begitu 17 April saya telpon, Halo….. Sumut dapat berapa? tapi saya meyakini hitung-hitungan, kalkulasi kita di atas 60 persen bukan barang sulit itu. Di sini ¬†semuanya banyak sekali, ulama banyak tokoh masyarakat, banyak tokoh etnis,” ungkapnya.

Menurutnya target di atas 60 persen tidak begitu sulit asalkan masyarakat Sumut mau bekerja keras menjelang 13 hari lagi pencoblosan. Dia berharap masyarakat Sumut juga tidak terpengaruh dengan kian massifnya informasi hoaks yang menjelekkannya.

“Di atas 60 persen bukan barang sulit itu. Barang mudah kalau kita bekerja tinggal waktu 13 hari bekerja keras. Jangan sampai ada isu-isu, fitnah, hoaks semua harus berani melawan. Sanggup minimal 65 persen? sanggup?,” urai Jokowi yang dibalas pendukungnya dengan menyatakan sanggup.

Jokowi juga meminta agar masyarakat tidak mempercayai isu yang menyebutkan bahwa ia akan menghapus pendidikan agama serta melegalkan zina.

“Contoh kalau menang pendidikan agama diapus itu bohong. Kalau menang perkawinan sejenis diperbolehkan. Berarti udah tau jawabannya semua itu hoaks itu, bohong itu fitnah itu, tolong dijawab dan bantu luruskan,” pinta Jokowi.

Sebagaimana diketahui, calon presiden Joko Widodo hadir dan berkampanye di dua daerah Sumatera Utara yakni Kota Medan dan Kabupaten Asahan. Usai menggelar kampanye di Medan, Joko Widodo direncanakan akan bertolak ke Kabupaten Asahan pada Sabtu (6/4) dan akan bertolak ke Batam melanjutkan kampanye. (Voshkie)

Berikan Komentar