Kapolda Sumut Cek Keamanan Pulau Terluar Nias

oleh -446 views
Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto, S.H., M.H bersama sejumlah pejabat utama Polda Sumut mengecek keamanan pulau-pulau terluar di Nias.

garudaonline – Gunungsitoli | Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andrianto, S.H., M.H mengecek kondisi masyarakat dan keamanan pulau-pulau terluar di Nias.

Dengan menggunakan speedboat atau perahu motor, jenderal bintang dua tersebut tiba di Pulau Asu, Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, Minggu (15/9/2019).

“Kita cek keamanan masyarakat dan pulau-pulau ini kan penting. Dari kondisi masyarakatnya, pariwisata, keamanan, bahaya narkoba hingga kebutuhannya,” kata Agus.

Ia menjelaskan, setelah berdialog dengan warga lokal dan pengelola resort, ternyata untuk meningkatkan minat wisatawan baik dari Indonesia maupun internasional agar lebih banyak berkunjung cukup dengan memperbaiki infrastrukturnya seperti jalan yang layak, pelabuhan, mental masyarakat hingga akses internet.

Nantinya, papar Agus, setelah menyerap aspirasi masyarakat, pihaknya akan menyampaikan laporan kepada pimpinan dan pemerintah baik pusat maupun daerah.

“Kalau wisatawan mau meningkat yang datang maka kebutuhannya harus di fasilitasi. Kan program pemerintah sudah jelas, mempromosikan wisata hingga ke kancah internasional,” ucapnya.

Menurut Agus, semakin banyak wisatawan yang datang maka secara otomatis akan meningkatkan PAD dan ekonomi warga sekitar.

“Kalau memungkinkan dan bisa, kita juga akan mendirikan pos polairud. Dan mendorong adanya puskesmas atau klinik kesehatan,” ujarnya.

Dalam kunjungannya, Kapolda juga didampingi pejabat utama seperti Dirpamovit KBP Heri Subiansuri, Dirkrimum KBP Andi Rian, Dirkrimsus KBP Roni S, Kabid Humas KBP Tatan Dirsan Atmaja dan Kabid Propam KBP Yofie

Sementara itu pengelola pulau Asu, Steve, warga Amerika Serikat menjelaskan kunjungan wisatawan biasanya terjadi pada April hingga September, dimana saat itu cuaca mendukung untuk bermain di pantai hingga surving.

Dalam satu musim tersebut, kunjungan bisa mencapai 120 wisatawan dari berbagai negara seperti Amerika Latin, Australia, Jerman, Italia hingga Eropa.

“Ya mereka bisa 10 hari berlibur di pulau ini dengan berbagai aktifitas. Selain pesona alam dan kenyamanan, wisatawan juga surving dan diving,” tutupnya.

(g.01)

Berikan Komentar