Kapolda Sumut: PTDH 17 Bintara Polda Sumut Sudah Sesuai Prosedur

oleh -287 views
Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw memimpin upacara PTDH 17 personel Polda Sumut

garudaonline – Medan | Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw menegaskan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 17 Bintara Polda Sumut dan jajaran sebagai anggota Polri telah sesuai dengan prosedur dan aturan di instansi Polri.

“Keputusan PTDH ini tentunya tidak diambil dalam waktu singkat, tetapi sudah melalui proses persidangan sesuai prosedur yang berlaku. Demi kepentingan dan kebaikan organisasi, maka keputusan PTDH diambil,” ujar Kapolda pada upacara PTDH 17 personelnya di Lapangan KS Tubun Markas Polda Sumut, Kamis (27/7/2017) pagi tadi.

Kapolda Sumut mengatakan sebagai manusia biasa, dirinya merasa berat untuk mengambil keputusan ini, karena menjalankan tugas-tugas pimpinan di antaranya mengimplementasikan program Promoter Kapolri nomor 1.

“Pemantapan Reformasi Internal Polri dengan menegakkan aturan-aturan kode etik dan profesi Polri dalam rangka mewujudkan kedisiplinan dan soliditas internal yang baik, sebagaimana strategi kebijakan saya nomor 2. Perbaikan Kultur dan point ke 10 tindak tegas anggota yang terlibat peredaran/bandar narkotika.”

Pada personel yang di PTDH semoga saudara dapat menerima keputusan ini dengan lapang dada, walaupun saudara tidak lagi menjadi anggota Polri, saya berharap sebagai warga negara yang pernah dididik menjadi anggota Polri agar tetap memiliki hubungan emosional dengan polisi dan menjadi mitra Polri dalam mewujudkan kamtibmas yang kondusif ditengah masyarakat.”

“Kami semua mendoakan saudara-saudara menjalani kehidupan yang lebih baik sehingga menjadi orang yang lebih sukses dalam keluarga maupun di tengah masyarakat,” imbuh Kapolda Sumut.

Kepada seluruh personel Polda Sumut dan jajaran, Kapolda mengajak untuk mengambil hikmah dan pelajaran dari upacara PTDH tersebut. Jenderal Polisi Bintang Dua tersebut berpesan agar personel Polda Sumut tetap melaksanakan tugas dengan baik dan bertanggung jawab sesuai peraturan yang berlaku.

“Kita sadari saat ini Publik Trust terhadap Polri masih rendah dengan banyaknya komplain terhadap kinerja Polri dimana masih banyaknya anggota yang melakukan pelanggaran. Untuk itu, pada kesempatan ini kembali saya ingatkan Commander Wish saya yaitu “bekerja dengan hati dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat Sumatera Utara melalui peningkatan kinerja, pembenahan kultur dan peningkatan kemampuan mengelola media, agar terwujudnya Polri yang promoter.”

“Sebagai anggota Polri kita harus menjadi panutan di tengah-tengah masyarakat sebagaimana program Quick Wins Polri point 6 yaitu “Polri sebagai penegak revolusi mental dan pelopor tertib sosial diruang publik”. Untuk mewujudkan hal tersebut, ke depan pembinaan mental anggota harus lebih ditingkatkan lagi begitu juga dengan reward and funishment harus betul-betul diterapkan secara profesional,” ujarnya.

Kepada personel, Kapolda Sumut menekankan beberapa hal di antaranya meningkatkan iman dan taqwa sebagai landasan spiritual dalam bertugas, memahami dan pedomani kebijakan pimpinan dalam pelaksanaan tugas, meningkatkan pembinaan anggota dan terapkan reward and fusnishmen terhadap anggota secara seimbang, serta melaksanakan tugas dengan tulus, ikhlas serta menjadi cahaya yang menerangi masyarakat.

Berikan Komentar