Kapolda Sumut Terima Pengaduan Pengusaha UKM di Mapolrestabes Medan

oleh -941 views
Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw yang didampingi Karo Ops, Dir Lantas, Dansat Brimob, Dir Pamobvit serta Kapolrestabes Medan KBP Dadang Hartanto menerima pengaduan pengusaha UKM di Mapolrestabes Medan.

garudaonline – Medan | Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw sore tadi menerima pengaduan sejumlah pengusaha UKM (Usaha Kecil Menengah) di Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Medan.

“Pengaduan terkait adanya dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum anggota Polri kepada sejumlah pengusaha UKM,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Komisaris Besar Polisi (KBP) Dra Rina Sari Ginting saat dikonfirmasi.

Dikatakan, para pengusaha UKM yang datang mengadu tersebut antara lain Elly (pengusaha UKM Nata De Coco merk Win Coco), Yunianto (UKM pembuatan bahan-bahan tambahan roti merek Pilvo) serta masyarakat UKM lainnya.

“Selain mengadu, mereka juga meminta pembebasan ataupun pengayoman kepada Polda Sumut agar usaha berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada pihak ataupun oknum yang melakukan pememerasan,” sebut Rina.

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw yang didampingi Karo Ops, Dir Lantas, Dansat Brimob, Dir Pamobvit serta Kapolrestabes Medan KBP Dadang Hartanto mengatakan pihaknya akan mengecek kebenaran informasi adanya pemerasan terhadap UKM tersebut.

“Pak Kapolda mengatakan pelanggaran aturan seperti ini atau penyalahgunaan prosedur seharusnya tidak adalagi, tetapi Polda Sumut bersyukur karena adanya pengaduan ini dan akan segera ditindak lanjuti,” ungkap Rina.

Ia memastikan bahwa Polda Sumut akan benar-benar menyelesaikan permasalahan tersebut dan akan melibatkan propam yang tugasnya untuk menindak personel yang kurang disiplin.

Permasalahan ini juga terkait dengan etika Kepolisian, yang bisa menjadikan para pelaku pemerasan ataupun oknum dikenakan hukuman atau tindakan PTDH (pemecatan secara tidak terhormat).

“Menurut Pak Kapolda, UKM ini penting untuk masyarakat karena susahnya mencari pekerjaan, tetapi membuka usaha juga harus memenuhi syarat-syarat dan ketentuan yang berlaku.”

“Beliau menjelaskan bahwa periode Polda Sumut adalah periode yang terbuka ataupun transparan. Apabila perusahaan yang memerlukan pengamanan khusus bisa langsung menginformasikan kepada Dir Pamobvit sehingga akan ada personel yang menjaga keamanan di perusahaan.”

“Pak Kapolda berharap, ke depannya Polda Sumut harus bersinergi dengan pihak-pihak tertentu seperti pemerintah daerah untuk lebih mempermudah para UKM dalam mengurus surat-surat yang diperlukan saat membuka usaha.”

“Secara pribadi Pak Kapolda dan jajaran meminta maaf atas kejadian ini dan akan melakukan tindakan lebih lanjut yang serius,” kata Rina.

(g.01)

Berikan Komentar