Kapolsek Kutalimbaru Ajak Warga Sei Mencirim Perangi Narkoba

oleh -692 views
Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH sosialisasi bahaya narkoba kepada warga Desa Sei Mencirim

garudaonline – Kutalimbaru | Berbagai upaya pencegahan dan penanganan masalah narkotika dan obat/bahan berbahaya (Narkoba) terus menjadi atensi atau perhatian jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kutalimbaru, Medan, Sumatera Utara.

Sebagai langkah pencegahan penyebaran narkotika, Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH terus melakukan blusukan ke tengah-tengah masyarakat dan kalangan pelajar guna mensosialisasikan tentang bahaya narkoba.

“Narkoba sangat berbahaya serta berdampak buruk dari segi kesehatan fisik, psikis, ekonomi, sosial dan hukum serta sangat merugikan,” ujar Martualesi saat melakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat Desa Sei Mencirim.

Sosialisasi tersebut merupakan rangkaian kegiatan Irmakas (Ikatan Remaja Musala Kampung Barus Stal) di Balai Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Selasa (3/10/2017) sekitar pukul 20.00 WIB hingga pukul 23.20 WIB.

Dalam penyuluhan tersebut, Martualesi mengakui bahwa Desa Sei Mencirim sudah dicap sebagai kampung narkoba. Untuk itu, pimpinan tertinggi dalam organisasi Polsek Kutalimbaru itu mengajak masyarakat untuk mendukung melakukan pemberantasan.

“Dari kampung atau desa lain singgah ke Sei Mencirim untuk beli narkoba itu benar terjadi, karena salah seorang warga Telaga Sari ada kami tangkap sebulan yang lalu dengan barang bukti di atas satu gram. Dia menerangkan bahwa sudah lebih setahun menjual narkoba.”

“Jadi bapak dan ibu jangan takut memberikan informasi siapa pengedar narkoba, akan kita tangkap bila perlu ditembak karena itu merupakan perintah Bapak Presiden, Kapolri dan Kepala BNN yang menegaskan perang terhadap narkoba,” kata Martualesi Sitepu.

Lebih lanjut mantan Kanit Reskrim Polsek Delitua dan Polsek Medan Kota ini meminta masyarakat menumbuhkan kepedulian terhadap peredaran narkoba di Desa Sei Mencirim dengan memeranginya bersama pihak kepolisian.

“Taat kepada hukum dan mendukung pemberantasan narkoba. Jangan mau terpropokasi dengan bandar narkoba. Mari kita tumbuhkan kesadaran kita bahwa narkoba sangat sadis dan kejam. Saya punya pengalaman saat menjabat Kanit Reskrim Polsek Delitua.”

“Karena pengaruh narkoba, ada pasangan suami istri yang baru menikah dua minggu rumah tangganya hancur. Suami bakar istri hingga meninggal, lalu sang suami menggorok lehernya sendiri.”

“Kemudian di Medan Kota ada anak yang memukuli dan mengurung ibunya sendiri dalam kamar gara-gara tidak diberi uang untuk membeli ganja. begitulah dampak buruk akibat memakai narkoba.”

“Jadi mari kita sama-sama bulatkan tekad memerangi narkoba, karena ini bukan hanya tugas Polri semata, tapi kita semua,” ajak Martualesi Sitepu.

(iwan)

Berikan Komentar