Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Jadi Atensi Kapolda Sumut

oleh -277 views
Audiensi

garudaonline – Medan | Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak mendapat perhatian khusus dari Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw.

Kapolda menegaskan kepada anggotanya untuk tidak menyelesaikan kasus tersebut melalui proses penyelesaian secara kekeluargaan.

“Kasus kekerasan pada perempuan dan anak menjadi atensi bagi kita semua, tidak hanya instansi kepolisian tapi pemerintahan dan instansi yang lain juga harus ikut peduli.”

“Apalagi kasus pemerkosaan yang dialami anak-anak, itu merupakan luka yang akan dia ingat seumur hidupnya. Untuk itu siapaun pelakunya, hukum sekeras kerasnya.”

“Itu perintah saya,” kata Kapolda Sumut saat menerima audiensi Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait di Ruang Sinabung Mapolda Sumut, Kamis, 14 September 2017.

Terkait kaus tersebut, Kapolda Sumut telah meminta kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) alasan apa saja yang memepengaruhi terjadi kekerasan kepada anak.

“Tapi saya rasa ini juga pengaruh kebiasaan meminum-minuman keras seperti di lapo-lapo tuak,” ujarnya.

Irjen Paulus Waterpauw mengatakan bahwa Polda Sumut akan terus menindak tegas para pelaku kekerasan seksual terhadap anak dan tidak akan ada namanya proses penyelesaian secara kekeluargaan.

Sementara itu Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan, Polri perlu dukungan penuh dari masyarakat agar tidak adanya penolakan dari jaksa untuk menangani kasus terhadap anak.

“Saya menginginkan dengan diadakannya pertemuan ini bisa menyusun kesepakatan bersama (MoU) antara Polda Sumut dengan Komisi LPA Sumut dan jajaran untuk menguatkan proses penegakan hukum yang melibatkan anak, baik sebagai korban maupun sebagai pelaku,” ujar Arist.

(g.01)

Berikan Komentar