Kasus OTT Romi, Seret Nama Mantan Mensos Era Jokowi

oleh -55 views

garudaonline, Jatim: Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku kaget namanya disebut Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy, dalam kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Khofifah menampik pernyataan Romi bahwa pengangkatan Kakanwil Kemenag Jatim Haris Hasanudin berdasarkan rekomendasi dirinya dan seorang ulama bernama Kiai Asep Saifuddin Halim.

“Silahkan tanya Mas Romi, karena saya juga kaget, rekomendasi dalam bentuk apa yang saya sampaikan?” kata Khofifah, saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (23/3).

Selain membantah pernyataan Romi, mantan Menteri Sosial RI ini juga meminta Romi melakukan klarifikasi.

Khofifah mengatakan rekomendasi itu bisa saja datang dari pihak-pihak yang dengan sengaja menggunakan namanya untuk meraup keuntungan Pribadi.

“Sama sekali tidak benar, makanya teman-teman (jurnalis) sebaiknya tanya sama Mas Romi, saya takut ada orang yang mengatasnamakan saya,” kata dia.

Kendati demikian Ketua Umum Muslimat mengatakan ia tak mempermasalahkan pernyataan Romi itu dan akan menyerahkan segala prosesnya ke Komisi Pemilihan Korupsi (KPK).

“Ini kan sudah pada proses di KPK. Kita menghormati proses itu. Kita menyerahkan semuanya pada proses hukum yang sedang berjalan di KPK,” ujarnya.

Khofifah juga menyebut dirinya telah lama tak bertemu dengan Romi dengan pertemuan terakhir terjadi saat pelantikan Khofifah sebagai Gubernur Jawa Timur, Rabu (13/2) lalu, di Istana Negara, Jakarta.

“Terakhir ketemu pelantikan di Istana. Ya dia mengucapkan selamat, nyuwun pangestu. Kan banyak yang kasih ucapan selamat,” kata Khofifah.

Diketahui KPK menetapkan tiga orang tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan Kakanwil Kemenag Jawa Timur. Mereka adalah Romahurmuziy, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin.

Romi yang menolak tudingan dirinya terlibat jual beli jabatan di Kemenag, berkilah ia hanya sebatas penyampai aspirasi sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Romi bahkan menyebut nama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ikut merekomendasikan Haris Hasanuddin menjadi Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provisinsi Jawa Timur.

Selain itu, Romi juga mengatakan bahwa ada juga seorang ulama bernama Kiai Asep Saifuddin Halim yang juga ikut merekomendasikan Haris sebagai Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur. (CNN/dfn)

Berikan Komentar