Kasus Pelecehan Seksual di Kutalimbaru Diselesaikan secara Kekeluargaan

oleh -671 views
Problem solving

garudaonline – Medan | Kasus pelecehan seksual di Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara tak sampai ke tingkat pengadilan.

Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH turun tangan melakukan mediasi (problem solving) sehingga kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan.

“Kasus ini terjadi pada Senin (7/8/2017) sekira pukul 11.00 WIB. Saat itu korban YE br B berada di dalam bus sekolah bersama pelaku, AMT.”

“Kemudian, pelaku yang duduk di sebelah korban membuka celanya dan meraih tangan kiri korban. Dia (pelaku) kemudian menyuruh korban untuk memegang alat kelaminnya,” ujar Martualesi.

Selanjutnya, peristiwa tersebut sampai ke telinga ibu korban. Lantas ibu korban berinisial RA br G melaporkan kejadian tersebut kepada suaminya, EVB.

Mendengar hal tersebut, sekira pukul 15.00 WIB, EVB, ayah korban merasa keberatan dan melaporkan AMT (pelaku) ke Polsek Kutalimbaru.

“Sebelum laporan polisi dibuat, kami terlebih dahulu memeriksakan korban ke dokter. Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Namun pada saat itu, ayah korban tetap membuat laporan polisi,” sebut Martualesi.

Sepuluh menit kemudian, pihak keluarga korban tampak menghadap Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH.

“Kami jelaskan kepada keluarga korban bahwa kasus ini akan kami limpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polrestabes Medan karena di polsek ini (Polsek Kutalimbaru) tidak ada personel Polwan untuk menangani kasus cabul,” ujar Martualesi.

Tak lama kemudian, Martualesi menelepon Kepala Desa (Kades) Sukarende dan meminta supaya keluarga pelaku dibawa ke polsek. Setelah keluarga pelaku dan korban dipertemukan, mereka sepakat berdamai secara kekeluargaan.

Selanjutnya kedua belah pihak saling bermaafkan dan bersalam-salaman serta menandatangani surat perjanjian perdamaian.

“Setelah berdamai, keluarga pelaku dalam hal ini ibu kandung beru Sinulingga menitipkan anaknya (pelaku) ke Polsek Kutalimbaru untuk dilakukan pembinaan.”

“Ibunya berharap dengan dititip di Polsek Kutalimbaru, anaknya itu dapat berubah karena menurut ibunya, dia (pelaku) selalu buat masalah. Empat 4 bulan lalu, dia (pelaku) pernah tertangkap tangan mencuri anjing, namun kasusnya juga tak sampai ke pengadilan karena juga didamaikan,” tutur Martualesi.

Di akhir mediasi, Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu SH MH tampak menasehati pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya. Martualsei juga meminta pelaku untuk meminta maaf kepada ibu dan ayah korban.

(iwan)

Berikan Komentar