Kasus Percobaan Pemerkosaan, Eks Striker Timnas Indonesia Divonis 1 Tahun Bui

oleh -450 views
Eks striker Timnas Indonesia, Andika Yudhistira Lubis mengikuti sidang di PN Medan

garudaonline – Medan | Eks striker Timnas (Tim Nasional) Indonesia, Andika Yudhistira Lubis divonis oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Medan selama 1 tahun penjara.

Ia dinyatakan terbukti melakukan penganiayaan dan percobaan pemerkosaan terhadap seorang wanita berinisial ABS.

“Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Andika Yudhistira Lubis selama 1 tahun,” ucap hakim ketua Deson dalam amar putusannya yang dibacakan di Ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa 14 Agustus 2018 sore.

Majelis hakim berpendapat, perbuatan yang dilakukan Andika terbukti melanggar Pasal 293 KUHPidana. Adapun hal-hal yang meringankan, bahwa terdakwa mengakui perbuatannya dan telah berdamai dengan korban.

“Atas putusan ini saudara diberi hak untuk mengajukan banding jika tidak puas dengan putusan hakim, atau pikir-pikir atau menerima putusan ini,” terang hakim kepada terdakwa.

Menanggapi putusan tersebut, terdakwa menyatakan masih pikir-pikir mengajukan upaya hukum banding atau tidak. Sikap yang sama juga dilakukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Randi Tambunan.

Putusan yang dijatuhkan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 2 tahun penjara.

“Kita akan melaporkan putusan ini dulu ke pimpinan. Setelah itu, baru kita mengambil sikap,” ucap JPU dari Kejati Sumut itu.

Mantan striker Timnas di SEA Games 2009 ini terbukti melakukan penganiayaan dan percobaan pemerkosaan terhadap seorang wanita berinisial ABS (26).

Peristiwa itu terjadi saat mereka melakukan pertemuan usai berkenalan pada Sabtu 17 Maret 2018. Andika mencoba memperkosa ABS di dalam mobil Toyota Avanza yang dikemudikannya.

Tapi, Andika gagal memperkosa ABS, sebab korban mempertahankan diri. Karena kesal, Andika pun memukuli ABS hingga tak sadarkan diri. Andika lalu membuang ABS di tepi Jalan Seksama Medan.

Kemudian, Andika ditangkap polisi saat melakukan latihan sepakbola di BSD Pantai Rambung, Kecamatan Mariendal, Kabupaten Deli Serdang, Minggu, 23 Maret 2018.

Berdasarkan catatan kepolisian, mantan pemain PSMS Medan ini tak sekali ini saja berurusan dengan hukum. Pada 2013-2014, Andika pernah ditangkap Polda Sumut dalam kasus kepemilikan pil ekstasi.

Di persidangan, Andika akhirnya diputus bersalah dan dibui selama 9 bulan di penjara. Kemudian, pada 2016, Andika juga terlibat dalam kasus pencabulan di Jalan STM Medan.

Namun, korban tak membuat laporan ke polisi. Setahun berselang yakni di tahun 2017, Andika terlibat kasus pencurian dan diamankan di Polsek Medan Baru. Namun saat itu Andika berdamai dengan korban.

(voshkie)

Berikan Komentar