Kenakan Seragam Brimob, Remaja 16 Tahun Ditangkap Polisi

oleh -1.550 views

garudaonline, Medan: Polsek Medan Area menangkap seorang oknum polisi gadungan berinisial AZKS (Aldo Zakaria Kinantan Sinaga) di Jalan Thamrin Medan. Saat diringkus remaja yang masih berusia 16 tahun ini mengenakan seragam Brimob lengkap dengan atributnya.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Ipda Samsul Bahri mengatakan saat ditangkap AZKS warga Jalan Duyung Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Area, mengenakan seragam Brimob dengan pangkat AKP dari Destasemen 6 Brimob.

“Polisi melihat gerak-gerik pelaku tidak seperti seorang personel Brimob berpangkat perwira. Petugas curiga ketika melihatnya, karena dari perawakan pelaku seperti anak-anak. Saat ditanyai petugas, pelaku mengaku bukan polisi,” tuturnya.

Samsul menjelaskan bahwa saat diamankan, pelaku ketika itu sedang membawa proposal bantuan di salah satu toko yang berada di kawasan Jalan Thamrin.

“Jadi ketika diamankan, ada proposal permohonan bantuan ke klenteng yang dibawanya, tapi belum sempat proposal itu dimasukkan. Artinya, belum ada tindak pidana penipuan yang dilakukan pria ini menggunakan pakaian Brimob,” jelasnya.

Polisi langsung mengamankan pelaku. Meski belum ada tindak penipuan yang dilakukannya, polisi tetap melakukan penyelidikan selama 1×24 jam. Polisi juga mengenakan pelaku agar wajib lapor.

“Kami masih menunggu apakah ditemukan ada orang yang mengaku tertipu akibat ulahnya. Pelaku untuk saat ini masih mendapat pembinaan dari pihak kepolisian. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan orang yang mengaku polisi, apalagi meminta-minta uang,” tambahnya.

Sementara itu, AZKS mengaku nekat memakai seragam Brimob itu karena pernah menjadi korban kejahatan di seputaran Kawasan Industri Medan (KIM) ll. Dirinya mengaku pernah dirampok orang ketika melintas di sana.

“Sebulan lalu saya pernah dirampok di KIM ll. Uang saya, hasil penagihan barang yang saya jual ada Rp 20 juta dirampok. Jadi, setiap saya mau ke KIM ll saya pakai baju Brimob supaya aman,” ungkap pria yang bekerja sebagai penjual alat elektronik ini.

Dirinya mengaku tidak tahu kalau perbuatannya mengenakan pakaian Brimob tersebut melanggar aturan.

“Saya suka melihat polisi, khususnya Brimob. Makanya saya pakai. Baju ini saya dapat dari teman saya dikasih,” kilah AZKS. (dfnorris)

Berikan Komentar