Kendaraan Tenaga Listrik Bakal Ramaikan Medan

oleh -626 views

garudaonline, Medan: Dalam rangka kegiatan tour keliling Indonesia dari Sabang sampai Merauke, akhirnya Tim Ekspedisi BLITS Explore sambangi Medan, Sumatera Utara.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mengemban misi mengelilingi Indonesia memakai kendaraan dengan bahan bakar listrik hasil karya anak negeri.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memyambut baik kunjungan tim ini yang datang beserta tujuan untuk mendorong daerahnya menggunakan kendaraan listrik.

Bagi Sekretaris Daerah Sumatera Utara, R. Sabrina, mobil dan sepeda motor listrik adalah kendaraan masa depan. Tidak lama lagi negeri ini akan kehabisan energi fosil, tetapi dengan listrik, persoalan itu akan terjawab.

Penggunaan kendaraan elektrik di provinsinya dia nilai realistis karena Sumut saat ini sudah surplus listrik. Selain itu, Sumut juga memiliki hampir semua sumber energi non fosil yang bisa menghasilkan listrik, seperti panas bumi, air, angin dan gelombang air laut.

“Semua ada di Sumatra Utara, bukan hanya di Indonesia. Geothermal kami punya, hydro power kami punya, mungkin cuma angin dan gelombang air laut yang belum kami tes,” paparnya sebelum melepas konvoi ekspedisi BLITS Explore Indonesia di Medan, Senin (17/12).

Karena itu dia mendorong perguruan-perguruan tinggi di Sumut mengikuti langkah ITS dan Universitas Budi Luhur menciptakan prototype kendaraan elektrik. Sehingga momentum tersebut bukan hanya berhenti pada ekspedisi BLITS Explore Indonesia, tetapi menjadi awal kebangkitan pembangunan teknologi kelistrikan nasional.

Dia yakin jika sudah banyak kendaraan elektrik diciptakan dan infrastruktur pendukung kelistrikan juga telah memadai, masyarakat akan lebih memilihnya karena jauh lebih ramah lingkungan dan lebih ekonomis. Untuk diketahui, dalam sekali pengisian listrik pada baterai berdaya 100 kWh, kendaraan elektrik berkapasitas dua orang buatan ITS mampu menempuh perjalanan hingga 500 kilometer.

Kendati demikian, dia mewanti-wanti bahwa memang dibutuhkan infrastruktur pendukung kelistrikan yang memadai bila kendaraan elektrik ini sudah pada tahap komersialisasi secara massal, khususnya fasilitas pengisian baterai. Begitu juga sosialisasi terhadap keberadaan fasilitas-fasilitas pengisian listrik yang dioperasikan.

Dia juga meminta kepada pihak-pihak pembuat kendaraan elektrik untuk menjelaskan secara lengkap spesifikasi produknya, bukan hanya kelebihan dan kemampuan, tetapi juga kelemahannya. Namun dia yakin kelemahan tersebut hanya bersifat minor sehingga menurutnya tidak ada alasan untuk tidak menggunakan kendaraan elektrik oleh generasi ke depan.

Pemprov Sumut sendiri akan mendorong penggunaan mesin listrik pada angkutan becak motor dan secara bertahap, mengoperasikan bus listrik untuk pegawai. Dia yakin, dimulai dari kendaraan, penggunaan mesin-mesin elektrik di Indonesia akan lebih berkembang.

Konvoi kendaraan listrik roda dua dan empat yang tergabung dalam ekspedisi BLITS Explore Indonesia sampai di Ibu Kota Provinsi Sumarera Utara, Kota Medan, hari ini. Mereka telah melintasi Jawa dan tidak lama lagi menuntaskan Sumatra, kemudian berlanjut ke Kalimantan, Sulawesi, Papua, Maluku, NTB, NTT, Bali dan balik ke Surabaya, dengan total jarak tempuh sejauh 15.000 kilometer. (dfnorris)

Berikan Komentar