Kerja Luar Biasa TNI-Polri Amankan Kegiatan Presiden di Medan Layak Diapresiasi

oleh -808 views
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho SIK SH MHum (2 dari kiri) mengikuti kegiatan kirab budaya

KIRAB BUDAYA

garudaonline – Medan | Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPN Relawan Perjuangan Demokrasi (Randem) Wanto Sugito menilai keberhasilan TNI-Polri mengamankan kegiatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Jokowi di Medan, Sumatera Utara layak mendapat apresiasi.

KIBAR BUDAYA 2

Pasalnya, keamanan dan ketertiban selama Presiden dan Ibu Negara berada di Medan dalam rangka melakukan kunjungan kerja (Kunker) dan resepsi pernikahan puterinya Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution berjalan lancar.

“Di tengah tengah antusiasme tinggi masyarakat, itu merupakan kerja luar biasa yang dilakukan Kapolda Paulus sebagai orang yang paling bertanggung jawab terhadap situasi dan keamanan di sana. Layak diapresiasi,” ujarnya seperti dilansir dari kompas.com, Rabu (29/11/2017).

Senada disampaikan Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane. Pria kelahiran, 18 Agustus 1964 ini juga menyebut bahwa kinerja Kodam I/BB, Kodim 0201 BS dan Polrestabes Medan mengamankan kegiatan Presiden memang patut mendapat apresiasi.

“Orang yang paling bertanggungjawab soal keamanan ketika presiden datang adalah TNI-Polri kita. Seluruh street crime harus bisa diantisipasi. Dan tentunya Polri kita sudah mengantisipasinya. Kita mengapresiasi kinerja TNI-Polri selama Presiden berada di Medan,” ujar Neta.

Apresiasi kinerja Kodam I/BB, Kodim 0201 BS dan Polrestabes Medan juga datang dari Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sumut. Melalui ketuanya Dr Zulkarnain Nasution MA, forum bentukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengatakan bahwa sukses pelaksanaan prosesi Ngunduh-Mantu puteri Presiden Jokowi di Medan tak terlepas dari perencanaan pengamanan yang maksimal yang dilakukan Kodam I/BB, Poldasu, Kodim 0212/BS dan Polrestabes Medan.

Ini juga membuktikan pada khalayak bahwa Medan aman dari aksi terorsime dan radikalisme seperti yang dikhawatirkan selama ini.

“Kita patut mengucapkan terima kasih pada aparat keamanan kita (Kodam I/BB, Poldasu, Kodim 0212/BS dan Polrestabes Medan) karena sudah melakukan pengamanan dengan baik. Masyarakat Medan bangga karena selama prosesi Ngunduh-Mantu hingga berakhir tidak ada kejadian apapun yang menghalang-halangi kegiatan tersebut,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (30/11).

Dikatakan, suksesnya pengamanan kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka mata siapa saja bahwa Kota Medan merupakan kota yang kondusif, harmonis dan layak untuk dikunjungi. Medan tidak termasuk dalam zona merah untuk tindak radikalisme dan terorisme.

“Sumut khususnya Kota Medan bukan hotspot radikalisme. Masyarakat di sini harmonis meski hidup berdampingan dengan berbagai suku dan agama. Ini menjadi modal yang cukup penting  untuk mendongkrak pengembangan wisata Danau Toba sesuai dengan misi pemerintah,”tegasnya.

Zulkarnaen secara khusus juga mengapresiasi kinerja Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho SIK SH MH yang selama ini dinilai concern mencegah tindak radikalisme dan terorisme di wilayah hukumnya. Ini memang harus menjadi fokus semua pemangku kebijakan guna mewujudkan Medan yang aman dan kondusif.

“Kita sering berkoordinasi dengan Kapolrestabes Medan dalam pencegahan radikalisme dan terorisme. Sudah sepatutnya kita apresiasi Kapolrestabes Medan yang sudah memberikan perhatian khusus terhadap radikalisme dan terorisme ini,”tukasnya.

Seperti diketahui, sejumlah agenda rutin Presiden Jokowi di Medan termasuk menghadiri acara Ngunduh-Mantu  pernikahan puterinya berjalan aman dan lancar. Tidak hanya di Medan, orang nomor satu di Indonesia ini juga melakukan kunjungan kerjanya di sejumlah daerah di Sumut.

(g.01)

Berikan Komentar