Ketua PSSI Edy Rahmayadi : Saya Tak Mau Mundur Dari Jabatan Ketua Umum

oleh -623 views

garudaonline, Medan: Edy Rahmayadi akhirnya menanggapi banyaknya desakan masyarakat yang memintanya mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI. Gubernur Sumatera Utara ini menegaskan akan bertahan di PSSI hingga akhir masa jabatannya di Tahun 2020.

“Saya tak mikirin itu, yang penting anda tak menyuruh saya mundur ajalah. Kalau klen pun nyuruh mundur, saya tak mau mundur. Tolong kalian buat “Edy bertahan sampai 2020″. Sampai pada kongres berikutnya,” kata Edy Rahmayadi saat acara silaturahmi dengan insan pers di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu 5 Desember 2018.

Edy mengaku cinta dengan PSSI. Sehingga ia tak akan mundur dari jabatannya meski banyak desakan publik. Begitu menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, Edy mengaku sudah membuat rencana jangka panjang agar organisasi ini berjalan dengan baik. Evaluasi maupun kongres juga terus dilakukan.

“Saya tak mau mundur dari PSSI. Karena saya cinta dengan PSSI. Kita punya manajemen. Ada waktu kegiatan kongres tahunan, ada kegiatan evaluasi, setiap periode ada skedulnya. Jadi di mana pun Ketua PSSI berada itu tak masalah. Tapi ini harus berjalan semuanya. Di PSSI ini lengkap ada pengkaji disiplin, ada kepala staf ada sekjen. Semua ini tak bisa memutuskan satu persoalan karena ada statuta yang mengaturnya,” paparnya.

Edy mengaku sempat berpikir untuk mundur dari Ketua Umum PSSI. Akan tetapi rencana itu bukan disebabkan ia tak bisa menangani persoalan yang dihadapi PSSI, melainkan kepentingan pribadinya yang tak ingin menjadi sasaran bully dari berbagai pihak.

“Hanya gara-gara saya tak bisa melaksanakan tugas, terus saya pertahankan PSSI ini. Oh tidak, memang ada di benak saya akan mundur, iya, tapi bukan karena saya tak bisa menangani ini, bukan itu persoalannya. Tapi karena kepentingan pribadi saya. Saya kepingin santai, tak ingin di bully-bully,” urainya.

Meski rangkap jabatan sebagai Ketua Umum PSSI sekaligus Gubernur Sumut, Edy menegaskan bahwa dirinya bukan gila jabatan. Dia juga menyesalkan tak ada yang menyanjungnya. Malah ketika Tim Nasional kalah dalam ajang AFF 2018, muncul tagar #Edyout yang mendesaknya mundur dari PSSI.

“Karena di PSSI ini, begitu menang tak ada yang menyanjung saya, malah orang yang memakai kesenangan ini. Tapi begitu kalah, Edy Out. Saya mau tenang, santai, bukan karena saya tak bisa membina. Saya bawaan lahir memang begini. Saya tak gila jabatan, Pangkostrad pun saya tinggalkan apalagi hanya Ketua Umum PSSI,” tegasnya.

Seperti diketahui, tagar EdyOut sempat meramaikan jagat media sosial. Bahkan sejumlah pengamat sepakbola juga sudah memunculkan sinyal agar Edy mundur dari PSSI. Alasan mereka karena Edy dianggap tidak becus. Apalagi rangkap jabatannya sebagai Gubernur Sumut. (dfnorris)

Berikan Komentar