KPU Lakukan Pendataan, Daftar Pemilih Sumut Bertambah

oleh -436 views

garudaonline, Medan: Setelah mengalami proses perbaikan dan pendataan, jumlah pemilih di Sumut bertambah sebanyak 455.294 orang dibandingkan DPTHP-1 yang sebanyak 9.378.134 orang. Rinciannya, sebanyak 4.644.553 laki-laki dan 4.733.581 perempuan.

Jumlah tersebut ditetapkan lewat rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 2 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut pada hari ini, Rabu 14 November 2018.

Sebelumnya jumlah pemilih di Sumatera Utara untuk Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden 2019 sebanyak 9.833.428 jiwa. Terdiri dari 4.860.573 laki-laki dan 4.972.855 perempuan.

Komisioner KPU Sumut Herdensi Adnin menjelaskan, perubahan jumlah pemilih tersebut dilakukan setelah KPU menerima rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan partai-partai politik peserta Pemilu 2019 terkait data pemilih. Rekomendasi itu disampaikan saat penetapan DPTHP-1 di Jakarta pada 16 September 2018.

Rekomendasi pertama adalah mencermati potensi pemilih anomali dan untuk Sumut angkanya sekira 72.606. Pemilih anomali adalah mereka yang sudah terdaftar di DPT, tetapi mengalami kekeliruan atau kekurangan data identitas.

Rekomendasi kedua menyangkut data ganda. Dari total sekira 1 juta secara nasional, Sumut menerima data pemilih yang berpotensi ganda sebanyak 101.594 orang.

“Atas rekomendasi itu, KPU RI kemudian memberikan masa perpanjangan selama 60 hari bagi KPU di daerah untuk kembali melakukan pencermatan dan penyempurnaan data,” jelas Herdensi, Rabu (14/11/2018).

Kemudian pada 15 Oktober 2018, lanjut dia, KPU RI juga menerima data yang dinamakan Ditjen Dukcapil sebagai data DP4 non-DPT, sekira 31 juta secara nasional. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.066.324 di antaranya terdapat di Sumut.

“KPU juga harus melakukan pencermatan terhadap data itu dan seluruhnya sudah dicermati sehingga kita melakukan pleno pada hari ini,” jelas Herdensi.(voshkie)

Berikan Komentar