Kronologi OTT 4 Hakim dan 2 Panitera Pengadilan Negeri Medan

oleh -914 views

garudaonline – Medan | KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap empat orang oknum hakim dan dua oknum panitera pengganti pada Pengadilan Negeri Medan, Selasa 28 Agustus 2018. Mereka diduga terlibat kasus suap penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi di Medan.

Keenam oknum tersebut adalah Ketua Pengadilan Negeri Medan Marsuddin Nainggolan, Waka Pengadilan Negeri Medan Wahyu Prasetyo Wibowo, Hakim Sontan Merauke Sinaga, Hakim Adhoc Tipikor Merry Purba, serta dua orang panitera pengganti yakni Oloan Sirait dan Elfandi.

Humas Pengadilan Negeri Medan, Erintuah Damanik membenarkan soal penangkapan yang dilakukan tim KPK. Pada pukul 08.30 wib, Erintuah mengaku saat itu ia baru selesai melaksanakan kebaktian rutin yang digelar Pengadilan Negeri Medan terhadap para pegawai.

“Setelah kebaktian itu, saya mendengar ada pihak KPK yang datang ke Gedung B Pengadilan Negeri Medan. Lalu saya ke sana dan melihat sudah banyak petugas KPK yang berada di dalam gedung itu,” jelas Erintuah.

Ruangan para hakim memang terletak di Gedung B. Lalu Tim KPK masuk ke ruangan Ketua Marsuddin Nainggolan. Tak hanya itu, ia juga melihat para penyidik KPK memanggil tiga hakim lainnya dan dua panitera ke ruang Marsuddin.

“Saya lihat mereka cakap-cakap dengan petugas dari KPK di ruang ketua. Lalu penyidik KPK membawa kelimanya ke ruangan masing-masing. Di ruang kerja Hakim Sontan Merauke Sinaga dan Hakim Adhoc Merry Purba, penyidik KPK menyegel meja serta laci meja keduanya,” terang Erintuah.

Setelah selesai dibawa ke ruang kerjanya masing-masing, lalu penyidik KPK membawa keempat hakim dan dua panitera tersebut meninggalkan gedung Pengadilan Negeri Medan. KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa dollar Singapore dari meja salah seorang oknum hakim.

“Mereka langsung dibawa oleh tim KPK pergi meninggalkan gedung PN Medan,” paparnya.

Seperti diberitakan, KPK dikabarkan melakukan OTT di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (28/8) pagi sekitar pukul 08.30 Wib.

Mereka membawa 4 hakim, termasuk Ketua dan Wakil Ketua PN Medan, bersama 2 panitera. Selain itu, KPK juga menyatakan ada 2 pihak swasta yang turut diamankan.

OTT ini dikabarkan terkait penanganan perkara korupsi di Pengadilan Tipikor pada PN Medan.

(voshkie)

Berikan Komentar