Lepas Balon Gas ke Udara, Massa Minta PLN Sumut Bersih dari Korupsi

oleh -547 views

garudaonline – Medan | Presiden Joko Widodo diminta memberi perhatian pada kasus “Makelar Listrik” di Sumut dan meminta PLN Bersih dari pungli. Pasalnya PLN Sumut diduga melakukan praktik pungutan liar ke masyarakat dengan modus pemasangan baru jaringan listrik.

Dalam aksi itu, massa juga melakukan pelepasan balon gas ke udara di depan kantor PLN wilayah Sumut Sudarso Medan, Kamis (28/9/2017). Aksi ini sekaligus mempertanyakan penuntasan kasus dugaan korupsi dan Pungli yang ditemukan oleh HIMMAH Sumut di jajaran pegawai PLN Wilayah Sumut.

“Kami harapkan PLN Bersih, No pungli dan listrik terang, sesuai dengan nawacita Presiden Jokowi,” ujar Abdul Razak Nasution selaku koordinator aksi puluhan mahasiswa HIMMAH Sumut.

Abdul Razak Nasution menyatakan bahwa aksi ini harus kembali mereka lakukan karena General Manajer (GM) PLN Wilayah Sumut, tidak juga mengadukan Arsyad Siregar ke polisi.

“Sesuai hasil investigasi langsung oleh Tim PLN pada 18 September 2017, saudara Arsyad Siregar merupakan salah satu aktor yang menyebabkan negara mengalami kerugian negara sebesar Rp662.582.000,” pungkasnya.

Padahal PLN wilayah Sumut sudah mengakui telah terjadi praktik pungutan liar, pungli ke masyarakat dalam kasus ini. Waktu investigasi lapangan didampingi HIMMAH dan Sumatera Transparansi, Senin 18 September lalu, PLN Sumut secara tak langsung telah membenarkan adanya indikasi kuat telah terjadi Pungli.

“Oleh karena tidak adanya keberanian jajaran PLN Wilayah Sumut, maka HIMMAH akan berkirim surat ke PLN Pusat, dan secara simbolis, dalam aksi demo ini, mengirimkan surat tersebut melalui balon gas yang dilepas ke udara,” urainya.

(fidel)

Berikan Komentar