Longsor di Tobasa, 2 Tewas, 2 Luka dan 9 Korban Belum Ditemukan

oleh -257 views

garudaonline, Tobasa: Bencana tanah longsor menerjang empat rumah di Desa Halado, Jalan Lintas Sigura-Gura, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara. Akibatnya dua orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, tiga mengalami luka-luka dan sembilan orang lainnya belum ditemukan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tobasa Herbeth Pasaribu mengatakan tanah longsor yang melanda kawasan itu terjadi tadi malam sekitar pukul 23.30 wib setelah hujan deras. Saat itu para korban tengah berada di dalam rumah.

“Ada sekitar empat rumah yang tertimpa tanah longsor. Korban jiwa yang dievkuasi sampai tadi malam yakni meninggal dunia 2 orang, luka-luka ada 2 orang. Kemudian diperkirakan masih ada sembilan orang yang dicari,” kata Herbeth Pasaribu, Kamis 13 Desember 2018.

Adapun dua korban tewas Rosdiana Br Nainggolan ( 35) dan Nia Marpaung (14). Kedua korban sempat dibawa ke di Klinik PT Inalum. Kemudian jenazah dibawa oleh keluarga ke rumah duka. Kemudian korban luka yakni Jelly Marpaung (12) dan Alpen Marpaung (5).

“Tadi malam hujan deras. Memang bulan ini curah hujan tinggi terutama dalam satu minggu terakhir. Akses jalan dari Kabupaten Tobasa menuju Kabupaten Asahan terputus tidak bisa dilalui. Korban sudah dibawa ke Klinik PT Inalum” paparnya.

Dia menambahkan saat ini tim dari BPBD, Basarnas, TNI dan Polisi dibantu masyarakat tengah bekerja melakukan pencarian 9 korban lainnya yang belum ditemukan. Alat berat juga telah diturunkan. Namun lokasi yang ekstrem menyulitkan pencarian. Apalagi areal longsor di lokasi mencapai 50×50 meter.

“Korban masih dilakukan pencarian. Kita sudah turunkan 3 unit alat berat. Kendala kita memang lokasi nya agak ekstrem shingga ini untuk evakuasi begitu besar tanah yang longsor ini. Sehingga saat ini kita masih membutuhkan bantuan alat berat. Karena 1 unit alat berat tadi malam tertimbun,” ucapnya. (dfnorris)

 

Berikan Komentar