Mahasiswa Mikroskil Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Kamar Kos

oleh -690 views
Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Martua Manik SH MH (baju putih) melakukan cek TKP

garudaonline – Medan | Seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Ilmu Komputer (STMIK) Mikroskil, Medan, Sumatera Utara ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kos temannya di Jalan Padang Bulan Pasar V Gang Bunga Mawar XII B, Kelurahan PB Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, Senin (11/9/2017) sekira pukul 19.00 WIB.

Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri SIK didampingi Kanit Reskrimnya Iptu Martua Manik SH MH mengatakan, orang pertama yang menemukan korban Indra Jonathan Hutauruk (21) warga Jalan PT Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, tewas adalah teman Ferdinan Simamora.

“Malam itu saksi Ferdinan baru tiba di kosnya, Jalan Padang Bulan Pasar V Gang Bunga Mawar XII B, Kelurahan PB Selayang II, Kecamatan Medan Selayang. Ia melihat korban sudah meninggal dunia. Belum diketahui apa penyebabnya,” ujar Daniel.

Dikatakan, sejak pagi hari korban memang sudah berada di kos temannya. Ia sendiri indekos di kawasan Jalan Halat, Medan. Pagi sebelum kejadian, sekitar pukul 08.00 WIB, teman sekampusnya Dion Izaswad Sinaga (21) pergi kuliah dan meninggalkan korban serta temannya Ferdinan.

“Kemudian sekitar pukul 14.00 WIB, saksi Dion kembali ke kos dan melihat korban masih bermain handphone bersama temannya Ferdinan. Selanjutnya saksi Dion masuk ke dalam kamar dan istirahat. Sekitar pukul 15.00 WIB, saksi Dion mengajak temannya Ferdinan bermain ke warnet.”

“Sebelum berangkat ke warnet, saksi menyarankan korban agar pulang ke kosnya. Namun pada saat itu, korban tidak mau pulang. Dia bilang kepada temannya akan pulang ke kosnya pada malam hari. Setelah mendapat jawabab itu, saksi Dion dan Ferdinan lantas pergi ke warnet dan meninggalkan korban seorang diri di kos mereka,” terang Daniel.

Empat jam kemudian atau tepatnya pada pukul 19.00 WIB, saksi Ferdinan pamit kepada Dion untuk kembali ke kos karena sakit perut. Sesampainya di kos, Ferdinan melihat korban sudah tak bernyawa. Ia lantas mengabari Dion melalui telepon seluler.

“Mendengar kejadian tersebut, saksi Dion kemudian pulang ke kos untuk melihat kebenaran telepon dari Ferdinan. Sesampainya di kos, Dion melihat korban sudah dalam keadaan terbujur kaku. Dia lalu melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan Polsek Sunggal,” sebut Daniel.

Setelah menerima laporan itu, sambung Daniel, pihaknya bersama tim Inafis Satrekrim Polrestabes Medan langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan.

“Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh tim Inafis Satreskrim Polreatabes Medan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Untuk selanjutnya, kami akan meminta keterangan saksi dan koordinasi dengan tim dokter forensik,” terang Daniel.

(g.01)

Berikan Komentar