Maklumat Kapolda Sumut Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Aksi Premanisme

oleh -1.168 views
Kapolda Sumut Brigjen Pol Drs Agus Andrianto SH didamping Kapolrestabes Medan KBP Dadang Hartanto SH SIK MSi (2 dari kanan) merilis haris tangkapan kasus premanisme di Mapolrestabes Medan

garudaonline – Medan | Kapolda Sumut Brigjen Pol Drs Agus Andrianto SH mengeluarkan Maklumat Kapolda Sumut Nomor: Mak/01/VIII 2018 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Aksi Premanisme. Maklumat tersebut ditandatangani Selasa, 28 Agustus 2018.

“Maklumat ini akan disebarkan di pusat-pusat perbelanjaan, pertokoan, dan tempat-tempat keramaian lainnya di Kota Medan. Mohon dukungan masyarakat supaya wajah Kota Medan bisa bersih dari aksi premanisme,” ujar Kapolrestabes Medan KBP Dadang Hartanto SH SIK MSi.

Berikut isi Maklumat yang dikeluarkan Kapolda Sumut itu: Dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah Provinsi Sumatera Utara maka Kepolisian Daerah Sumatera Utara memandang perlu mengeluarkan Maklumat sebagai berikut:

1. Premanisme adalah kegiatan sekelompok orang yang mendapatkan penghasilannya dari pemerasan kelompok masyarakat lain serta menimbulkan keresahan masyarakat.

2. Setiap orang melawan hukum, memaksa orang lain supaya melakukan, tidak melakukan, membiarkan sesuatu dengan memakai kekerasan/ancaman kekerasan dapat dipersangkakan melakukan tindak pidana Pasal 335 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.

3. Setiap orang yang memaksa dan meminta sesuatu dari orang lain dengan kekerasan/ancaman untuk memberikan sesuatu barang kepunyaan orang itu, maka orang tersebut dapat dipersangkakan melakukan tindak pidana pemerasan sebagaimana diatur dalam Pasal 368 ayat 1 KUHP dengan ‎ ancaman paling lama 9 tahun.

4. Setiap orang atau kelompok yang melakukan ancaman pencemaran nama baik dengan lisan maupun tulisan atau dengan ancaman membuka rahasia, memaksa seseorang supaya memberikan barang sesuatu, atau supaya memberikan hutang maupun menghapus piutang, maka orang tersebut dapat dipersangkakan Pasal 369 KUHP dengan ancaman 4 tahun.

5. Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan informasi dan atau dokumen elektronik yang berisikan ancaman atau menakut nakuti secara pribadi, dapat dipersangkakan Pasal 29. UU No 11 Tahun 2008 tenang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana paling lama 4 tahun.

(g.01)

Berikan Komentar