Mantan Kadis dan Bendahara PU Bina Marga Sergai Kembali Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi

oleh -351 views

garudaonline – Medan | Penyidik pidsus Kejati Sumut menetapkan kembali mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Sergai Darwin Sitepu dan Bendahara Pengeluarannya Samsir Muhammad Nasution sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana kas di Dinas PU Bina Marga sekitar Rp 1,5 miliar.

“Keduanya ditetapkan sebagai tersangka karena tidak bisa mempertanggungjawabkan dana APBD tersebut. Diduga mereka telah menggunakannya untuk kepentingan pribadi,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Sumanggar Siagian, Senin 18 Agustus 2017.

Sumanggar menyebutkan sesuai hasil pemeriksaan BPK Provinsi Sumut, telah terjadi ketekoran kas sekitar Rp1,5 miliar lebih pada Dinas PU Bina Marga Pemkab Sergai. Namun kedua tersangka tidak bisa mempertangungjawabkan dana kas tersebut.

“Keduanya ditetapkan sebagai tersangka sekitar dua minggu lalu. Jadi bisa disimpulkan bahwa kasus dugaan korupsi itu, layak untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan (dik) oleh Kejati Sumut,” ucapnya.

Dalam kasus ini, penyidik Kejati Sumut juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Darwin Sitepu dan Samsir Muhammad di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IA Tanjung Gusta Medan.

“Kejati Sumut saat ini sedang merampungkan hasil pemeriksaan kasus korupsi tersebut. Pasca penetapan ini kita akan kembali panggil saksi-saksi sekaitan kasus tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Kejati Sumut juga telah menetapkan Darwin Sitepu dan Samsir Muhammad sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pemeliharaan jalan, di Kabupaten Sergai tahun anggaran 2014 yang bersumber dari dana APBD senilai Rp11,1 miliar.

Dalam pengerjaan proyek jalan tersebut terjadi penyimpangan dan penyalahgunaan, sehingga merugikan keuangan negara mencapai nilai Rp6 miliar lebih. Untuk kasus ini, keduanya akan menjalani sidang dalam agenda tuntutan.

(Fidel)

Berikan Komentar