Massa Desak Pemerintah Beri Hak Kewarganegaraan Pengungsi Rohingya di Indonesia

oleh -340 views

garudaonline – Medan | Ratusan massa di Medan, Sumatera Utara mengutuk kejahatan HAM yang terjadi di Rakhine State, Myanmar, Rabu 6 September 2017. Massa meminta agar Pemerintah Indonesia turut andil dalam misi penyelamatan terhadap warga etnis Rohingya yang mengalami kekerasan.

“Aksi ini kami gelar untuk meminta pemerintah Indonesia agar segera menyelamatkan etnis Rohingya dari kejahatan Pemerintah Myanmar,” kata massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Muslim Bersama Ummat (AMMBU) Sumut di bundaran air mancur Jalan Gatot Subroto Medan.

Kordinator Aksi, Andika Mirza mengatakan rezim Myanmar telah mengusir setengah juta umat muslim ke luar Myanmar. Lebih dari 40.000
muslim terdiri dari anak-anak, wanita, dan orangtua meninggal dunia secara mengenaskan, dan kondisi mereka hidup begitu memperihatinkan.

“Operasi penghapusan etnis Rohingya berlangsung hingga saat ini. Bahkan 2.000 muslim Rohingya dibantai dalam tiga hari pada Jumat, 25 Agustus 2017. Saat ini kaum muslim seolah meniadi santapan para penjajah, baik dari barat maupun timur. Mereka terusir dari negeri mereka,” ucapnya.

Massa meminta Pemerintah Indonesia segera melindungi dan mengurus semua kebutuhan etnis Rohingya dan turut andil menjadi “Negara Ketiga” untuk mereka menetap. Tak hanya itu, massa meminta agar para pengungsi yang telah berada, maupun yang akan datang ke Indonesia diberi hak kewarganegaraan.

“Kami menyeru kepada pemerantah untuk melakukan perlawanan terhadap pelaku genoside muslim Rohingya. Rezim Myanmar segera mengakhiri kebiadabannya. Pemerintah Indonesia harus segera bertindak dalam membantu etnis Rohingya,” bebernya. (Fidel)

Berikan Komentar