Atasi Banjir, Pembangunan Tanggul di Medan Utara Direncanakan Tahun 2018

oleh -251 views

garudaonline – Medan | Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan Zulkarnain Lubis menyebutkan pembangunan dimulai 2018. Pembangunan ini merupakan pengerjaan dari pusat. “Pemko Medan terus berkoordinasi dengan pusat agar pembangunan tanggul rob itu segera terlaksana. Direncanakan tahun 2018,” ujarnya di ruang kerjanya saat berdisukusi tentang Medan World Class City, Kamis (22/12/2016).

Perencanaan pembangunan Medan Utara, kata Zul, juga bagian dari Medan menuju World Class City dan Medan Smart City. Sehingga, tak ada lagi Kota Medan yang tertinggal. “Medan Utara akan menjadi kawasan strategis nasional. Sehingga pusat pelayanan kota ada dua. Terletak di Medan Kota dan Medan bagian Utara. Itu pendekatan sistemik,” terangnya.

Saat ini, katanya, sedang dilakukan kajian oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Selain itu, pembiayaannya juga akan menggunakan dana APBN. Mengingat APBD Kota Medan tidak cukup untuk membiayai proyek tersebut.

Zul menjelaskan, pembangunan tanggul rob 7 km tersebut dilakukan 2018 mendatang dikarenakan nomenklaturnya tidak hanya penanganan banjir rob saja. Walaupun pembangunan tanggul rob tersebut menjadi komponen utama di dalamnya. Nomenklaturnya menjadi sistem pengendalian banjir di Medan Utara. Artinya, pemerintah pusat tidak hanya membangun tanggul rob saja, tapi juga akan menyiapkan kolam penampungan dan lainnya untuk pengendalian banjir di Medan Utara.

“Jadi tidak hanya penanganan banjir rob saja. Tapi juga lainnya disiapkan seperti pembuatan kolam penampungan air, kanal dan lainnya untuk meminimalisir banjir di Medan Utara. Sebab, judulkegiatannya sudah berubah menjadi sistem pengendalian banjir di kawasan Medan Utara,” paparnya.

Dia mengatakan, hal ini dilakukan agar penanganan banjir di kawasan tersebut lebih komperhensif. Sehingga warga Belawan merasa nyaman dan aman. Sehingga terhindar dari banjir. Dengan begitu persoalan banjir di kawasan Medan Utara bisa terselesaikan. Untuk itulah pengerjaan dilakukan di 2018. Sebab, desainnya diubah. Mengingat, penanganannya harus terintegrasi.

Sebelumnya, Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution mengungkapkan, pihaknya akan mendesak pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan tanggul rob di Belawan. Sebab, dampak yang disebabkan banjir tersebut sudah semakin meluas. Pemko Medan sendiri tidak mampu menangani persoalan tersebut karena membutuhkan biaya yang cukup besar. Untuk itu harus ditangani pemerintah pusat. Pihaknya sendiri sudah beberapa kali mempertanyakan ini dan mendesak untuk segera dilakukan perbaikan.

“Biaya yang dihabiskan terlalu besar. Tidak mungkin menggunakan dana APBD Kota Medan. Untuk itu pemerintah pusat serius dan segera menanganinya. Dampak akibat banjir rob tesebut sudah semakin meluas,” pungkasnya.(BS)

Berikan Komentar