Bantuan PKH Non Tunai Jangan Digunakan untuk Isi Pulsa Atau Beli HP

oleh -283 views
Wakil Wali Kota Medan serahkan bantuan kepada peserta PKH tahap 3.

garudaonline, Medan | Wakil Wali Kota Medan, Ir ASkhyar Nasution menyerahkan secara simbolik bantuan Program keluarga Harapan (PKH) tahap III tahun 2016 kepada 500 warga kurang mampu di Lapangan Sepakbola Jalan Kapten Rahmat Budin Pasar V, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Jumat (25/11/2016).

Namun bantuan yang berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia itu kali ini tidak diberikan secara tunai melainkan non tunai. Artinya bantuan itu diberikan melalui ATM bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Seluruh warga kurang mampu yang hadir di tempat itu terlebih dahulu mengisi formulir guna mendapatkan ATM tersebut.

Itu sebabnya dalam penyaluran bantuan PKH tersebut, Akhyar tidak menyerahkan uang tunai melainkan kartu ATM. Setelah menerima ATM tersebut, masing-masing keluarga kurang mampu dapat mencairkannya di mesin ATM maupun Kantor BRI. Hanya saja Akhyar berpesan agar pintar-pintar menggunakan uang tersebut.

“Kalau untuk keperluan anak sekolah boleh uang bantuan PKH itu digunakan, sebab mereka merupakan aset untuk penerus pembangunan. Ingat jangan gunakan untuk mengisi pulsa atau membeli handphone,” pesan Akhyar sedikit bercanda.

Di hadapan 500 warga kurang mampu penerima bantuan PKH yang umumnya kaum ibu rumah tangga ini, Akhyar menjelaskan, tujuan bantuan PKH ini diberikan meningkatkan kesejahteraan warga kurang mampu. Apabila warga kurang mampu itu meningkat kesejahteraannya, maka bantuan itu dapat dialihkan kepada warga kurang mampu lainnya.

“Jadi jangan beranggapan bantuan ini akan diberi seumur hidup. Untuk itu pergunakan bantuan ini sebaik-baiknya, sehingga ibu-ibu  dapat keluar dari program ini. Sebab, tujuan program ini ini diberikan untuk memutus mata rantai kemiskinan,” jelasnya.

Mantan anggota DPRD Medan ini berpesan kepada para pendamping agar selalu objektifitas dalam menentukan warga kurang mampu yang berhak mendapatkan bantuan PKH tersebut.

“Penetapan warga kurang mampu yang berhak mendapatkan bantuan PKH jangan dilakukan atas rasa suka atau tidak suka. Penetapan harus benar-benar objektif, sehingga pemberian bantuan ini tepat sasaran,” pesannya.

Penyaluran bantuan PKH non tunai itu dihadiri Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial Republik Indonesia Nur Pudjianto, Pjs Pemimpin Wilayah BRI Medan Ely Sofyan, Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Kota medan Syarif Armansyah Lubis, Camat Medan Marelan beserta lurah, Koordinator PKH Kota Medan Dedy Irwanto serta warga penerima penyaluran non tunai.  (Fidel)

Berikan Komentar