Bawa 55 Kg Sabu dan 10 Ribu Butir Esktasi Pakai Koper, Warga Aceh Ditangkap di Bus

oleh -252 views

garudaonline, Medan – Personel unit 2 Subdit II Ditnarkoba Polda Sumut meringkus seorang warga Aceh saat melintas menggunakan bus di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh. Dari tangan pelaku, polisi menyita 55 kilogram sabu dan 10 ribu butir pil ekstasi yang dibawa dengan menggunakan sejumlah koper.

“Tersangka yang diringkus berinisial HY warga Lhokseumae, Aceh. Pelaku diringkus pada Selasa (19/2) saat melintas menggunakan bus di kawasan Jalan Lintas Medan-Banda Aceh Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat,” kata Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto, Rabu (20/2/2019).
Kapolda menyebutkan penangkapan pelaki berawal saat polisi mendapatkan informasi dari masyarakat. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan memberhentikan satu unit Bus Simpati Star yang dilaporkan membawa tersangka. Di sana, polisi memeriksa seluruh penumpang.
“Di dalam bus, polisi mengamankan HY. Setelah digeledah, tersangka membawa empat buah koper berisikan 50 bungkus kemasan teh China warna hijau dan kuning keemasan bertuliskan Guan Yin Wang. Masing-masing bungkusan berisi 1 kilogram sabu,” paparnya.
Tak hanya itu, lanjut Kapolda, tersangka juga membawa satu buah tas jinjing berisikan lima bungkus kemasan teh China warna hijau bertuliskan Guan Yin Wang berisikan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat keseluruhan 5 Kg. Kemudian dua plastik putih transparan yang berisi 10 ribu butir ekstasi logo ikan warna oranye.
“Sehingga total barang bukti yang disita dari pelaku yakni sebanyak 55 kilogram sabu dan 10 ribu butir pil ekstasi. Tersangka sempat mencoba melarikan diri. Polisi terpaksa memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki tersangka,” urainya.
Tersangka HY dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika yang ancaman hukumannya yani pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp10Miliar
“Tersangka merupakan kurir dari sindikat jaringan narkoba internasional. Rencananya narkotika ini akan diedarkan di wilayah Sumut. Kita juga masih mengembangkan penangkapan ini,” bebernya. (voshkie)
Berikan Komentar