Begini Cara Polsek Delitua Mengatasi Kenakalan Remaja

oleh -505 views
Para karateka dari perguruan beladiri Shoto Kai berlatih di Mapolsek Delitua. Kegiatan tersebut dilakukan Polsek Delitua dalam rangka pelaksanaan Operasi Bina Waspada Toba 2016 dan penggalangan terhadap warga dalam rangka mengatasi kenakalan remaja dan gangguan kamtibmas yang menjurus kejahatan seperti penyalahgunaan narkoba, asusila, pornografi dan begal

garudaonline, Medan | Kepolisian Sektor (Polsek) Delitua, Polrestabes Medan punya cara tersendiri untuk mengatasi kenakalan remaja di wilayah hukumnya.

Menurut Kapolsek Delitua, AKP Wira Prayatna SH SIK, cara jitu mengatasi perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana itu adalah dengan membuka tempat latihan karate. Tempatnya di Mapolsek Delitua.

“Ini juga merupakan kegiatan kami dalam rangka pelaksanaan Operasi Bina Waspada Toba 2016 dan tentunya penggalangan terhadap warga dalam rangka mengatasi kenakalan remaja dan gangguan kamtibmas yang menjurus kejahatan seperti penyalahgunaan narkoba, asusila, pornografi dan begal,” ujar Wira.

Dalam kegiatan itu, Polsek Delitua menggandeng Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Kota Medan, dalam hal ini Perguruan Beladiri Shoto Kai. Kerjasa ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

“Upacara pembukaan tempat latihan karate di Polsek Delitua sudah dilakukan tadi. Persertanya ada sekitar 200 dari karateka Shoto Kai dan dihadiri Camat Delitua, Danramil Delitua, para Lurah dan Kades se-Kecamatan Delitua, Ketua KNPI Delitua, Ketua Perguruan Karate Shoto Kai, dan Perwakilan Forki Medan,” terang Wira.

Untuk menjalankan program pencegahan kamtibmas ini, Wira mengharapkan dukungan semua pihak termasuk Muspika Kecamatan Delitua, para Toko Agama (Toga), Toko Masyarakat (Tomas) dan Toko Adat (Toda).

Sementara itu Camat Delitua, Kurnia Boloni Sinaga mengaku bahwa kegiatan tersebut tujuannya sangat positip dan sejalan dengan upaya pemerintah untuk menanggulangi kenakalan remaja maupun bahaya narkoba. (g/01)

Berikan Komentar