Bela Upah Buruh di Medan dan Deliserdang, FSPMI Kembali Turun ke Jalan

oleh -263 views

garudaonline – Medan | Untuk membela upah buruh di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang, Federasi Serikat Pekerja Metal (FSPMI) Sumatera Utara akan kembali turun ke jalan guna menggelar aksi unjuk rasa pada 31 Januari 2017.

“Aksi akan digelar tujuan Kantor Gubsu, Kantor PTUN Medan, Kantor Wali Kota Medan dan Kantor Bupati Deliserdang,” ujar ketua DPW FSPMI Sumut, Willy Agus Utomo, Selasa (24/1/2017).

Dijelaskannya, saat aksi para buruh akan berkumpul di Kim Mabar dan Kim Star Tanjung Morawa. Dia berharap semua buruh keluar mengikuti aksi itu untuk melawan prektek Upah murah yang di lakukan pengusaha Hitam dan Mafia Upah Murah di Sumut.

Willy menyebutkan massa aksi diperkirakan seribuan buruh, aksi tersebut akan mengusung sejumlah tuntutan. Di antaranya, agar PTUN menolak gugatan Apindo Medan dan Deli Serdang atas Penetapan UMK 2017.

“Kami meminta Gubernur Sumatera Utara, Wali Kota Medan dan Bupati Deliserdang membentuk tim penindakan hukum bagi pengusaha yang tidak Melaksanakan SK Gubsu Terkait Kenaikan UMK Medan dan Deliserdang 2017. Terakhir, kita minta tangkap dan adili pengusaha yang tidak membayarkan UMK dan UMSK sesuai SK Gubsu per 1 Januari 2017,” tegas Willy.

Sementara itu, Willy juga mengimbau pengusaha di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang agar patuh terhadap UMK yang sudah ditetapkan sesuai SK Gubsu. Itu dilakukan agar iklim dunia usaha tidak tergangu akibat penolakan dari kaum buruh.

“Jika mereka (pengusaha) membandel, awal Februari 2017 kita akan resmi melaporkan tindak pidana pembayaran upah sesuai Pasal 90 jo Pasal 185 UU Ketenagakerjaan nomor 13 tahun 2003. Kita tidak gertak sambal,” tegasnya.

Ia juga minta pemerintah dalam hal ini Gubernur Sumut,  Wali Kota Medan dan Bupati Deli Serdang tegas menindak pengusaha bandel di Sumut.

“Pemerintah tidak boleh kalah oleh pengusaha, jika mereka bandel,  langsung tindak sesuai prosedur hukum” pungkas Willy.

Diberitakan sebelumnya UMK Medan dan UMK Deli Serdang untuk tahun 2017 telah di tetapkan Gubsu naik di atas ketentuan PP78 tahun 2015. Untuk UMK Medan naik menjadi 11.34% menjadi 2.528.815 , sedang UMK Medan naik 10,90 % menjadi 2.491.418.

Akibat kenaikan itu,  pihak Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)  Kota Medan dan Deliserdang menggugat UMK tersebut ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan.

(fidel)

Berikan Komentar