Galian di Medan Sumbang Debu

oleh -218 views

garudaonline – Medan | Debu beterbangan berasal dari galian parit/drainase yang saat ini banyak dirasakan di Kota Medan beresiko menyebabkan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).”Kalau kondisi lembab di tubuh, didukung dengam imunitas tubuh yang lemah atau sistem menurun, maka akan berkembanglah kuman-kuman itu. Sehingga efeknya dapat beresiko terjadinya ISPA,” ujar Dokter spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT) dr Wijaya Juwarna SpTHT, Selasa (22/11/2016).

Wijaya melanjutkan, tubuh manusia dibangun oleh berbagai sistem organ. Salah satunya adalah sistem pernafasan, yang pintu masuknya berupa mulut maupun hidung.”Kita menghirup oksigen dan akan mengeluarkan karbondioksida. Oksigen sebagai inti dari udara bersih sangat berpengaruh dengan kondisi lingkungan. Jika kondisi lingkungan atau udara bersih, maka bersihlah yang kita hirup. Kalau udara bersih yang dihirup maka tubuh akan sehat, terutama sistem pernafasan kita,” paparnya.

Namun sebaliknya, Wijaya menyebutkan, jika udara tercemar, misalnya dengan banyaknya parit-parit yang digali atau galian lainnya, hasil galian itu akan bergabung dengan tanah dan debu. Tentunya, ketika galian itu mulai kering, maka debu-debu itu akan mulai menjadi partikel kecil.

“Nah, ini akan dihirup manusia melalui hidung. Kalau hanya mengandung partikel kecil tanpa kuman tidak jadi masalah karena hidung akan berusaha mengeluarkannya dengan bersin. Sayangnya dengan adanya galian parit cenderung terkontaminasi kuman, dan kuman inilah yang dihirup,” jelasnya.

Oleh karena itu, Wijaya menganjurkan, bagi masyarakat yang menggunakan sepeda motor ataupun yang beraktifitas di sekitar lingkungan galian, sebaiknya menggunakan masker untuk melindungi diri dari debu atau polutan tersebut.

“Penelitian juga sudah membuktikan kondisi lingkungan yang bersih akan membuat kita bernafas dengan baik. Sementara kondisi
lingkungan dengan polutan yang tinggi, debu, asap atau penyebab lainnya itu tentunya merusak saluran pernafasan. Dan ini sudah banyak diteliti,” tegasnya.

Terpisah dr Umar Zein juga membenarkan bahwa dampak dari galian-galian yang ada di Kota Medan belakangan ini meningkatkan risiko masyarakat yang dekat dengan lokasi tersebut terkena ISPA.(BS)

Berikan Komentar