“Hanya 12 dari 39 Puskesmas di Medan Miliki IPAL”

oleh -212 views

garudaonline – Meda | Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang seharusnya ada di setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), ternyata belum semuanya memenuhi persyaratan. Pasalnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan mencatat dari 39 Puskesmas di Kota Medan hanya 12 saja yang saat ini sudah memilikinya. Sementara 27 Puskesmas lainnya, tak memiliki IPAL.

“Ada 12 Puskesmas di Medan yang sudah miliki IPAL. Rata-rata adalah Puskesmas rawat inap, dan merupakan bantuan Provinsi serta BLH (Badan Lingkungan Hidup),” ungkap Kepala Dinkes Kota Medan, dr Usma Polita, Jumat (21/10/2016).

Dirinya memaparkan, ke-12 Puskesmas tersebut antara lain adalah, Puskesmas Teladan, Sering, Bromo, Glugur Darat, Medan Deli, Belawan, Terjun, Helvetia, Pekan Labuhan, Tuntungan, Medan Area Selatan, serta Puskesmas Kedai Durian. Meski demikian, Usma juga mengakui, bahawasanya IPAL di Puskesmas tersebut keberadaan juga belum berfungsi secara optimal. Namun, menurut dia, hal itu tidaklah menjadi suatu persoalan yang signifikan.

“Karena itu bantuan, makanya ada yang berfungsi dan ada yang tidak,” tuturnya. Usma juga menjelaskan, limbah infeksius cair yang dihasilkan oleh Puskesmas jumlahnya sangat sedikit, walaupun itu Puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap.

“Jumlah limbah infeksius itu, juga lebih kecil apabila dibandingkan dengan IPAL yang disiapkan. Karena itu, keberadaan IPAL di Puskesmas memang sebetulnya diwajibkan. Tapi karena limbah tersebut belum signifikan dampaknya, kondisi itu sudah cukup, tidak menjadi persoalan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Medan, Masrita menyatakan, limbah infeksius yang dihasilkan Puskesmas memang sangat sedikit.

“Bagi Puskesmas yang tidak memiliki IPAL, limbah cair yang mereka hasilkan, dalam penanganannya akan dimasukkan ke dalam ember, untuk langsung disterilkan,” kata Masrita.

Dia menambahkan, memang biasanya ada diberikan obat untuk mensterilkannya terlebih dahulu. “Selanjutnya kalau sudah steril, lalu dibuang ke selokan. Tapi yang pasti, limbah dari Puskesmas itu sedikit,” pungkasnya. (BS)

Berikan Komentar