Jangan Anggap Remeh Keselamatan Berlalu Lintas

oleh -277 views

garudaonline – Medan | Keselamatan berlalu lintas di Jalan Raya jangan dianggap remeh, selain dapat mengakibat hilangnya nyawa diri sendiri, juga dapat membahayakan nyawa orang lain. Tercatat sepanjang tahun 2015 silam, sebanyak 220 jiwa melayang di jalan raya.

“Budaya tidak disiplin baik dilakukan masyarakat maupun pemerintah, memberikan kontribusi terhadap semerawutnya kondisi lalu lintas di Medan,” ujar Pengamat Sosial, Agus Suryadi, kepada wartawan, Kamis (6/10).

Untuk itu Pemerintah dalam hal ini Dinas Perhubungan, maupun petugas kepolisian diharapkan memberikan tindakan tegas, untuk merubah wajah Kota Medan.

“Selama ini kan orang berpikiran anggap remeh, untuk apa patuh lalu lintas, toh nantikan bisa berdamai dengan petugas, nah itu yang harus dirubah, pemerintah harus program untuk merubah kondisi kita ini,” katanya.

“Memang bukan hanya budaya, yang utama juga infrastruktur jalan kita yang harus dibenahi,” sambungnya.

Dampak dari minimnya kesadaran berlalu lintas ini, bukan main main bisa membahayakan nyawa pengendara di jalan raya maupun orang lain.

Tercatat, sepanjang tahun 2015 silam, sebanyak 220 jiwa tewas di jalan raya. Untuk itu, kompetensi mengemudi bagi pengendara wajib dipenuhi.

“Kalau tidak memiliki kompetensi mengemudi cabut saja SIMnya, contoh supir angkot yang kerap melakukan pelanggaran, berulang kali cabut SIMnya, ya petugas harus tegas,” tandasnya.

Sementara, Kasatlantas Polresta Medan Kompol T Rizal Moelana, sebelumnya, mengajak masyarakat agar merubah paradigma dalam berlalu lintas dengan mengedepankan tertib berlalu lintas.

“Kemacetan yang terjadi bisa dirubah dengan meningkatkan budaya tertib berlalu lintas, jadi kesadaran diri itu penting,” ungkapnya. (Iwan)

Berikan Komentar