Kapoda Sumut: Pastikan Satpas SIM Bersih dari Praktik Percaloan

oleh -286 views
Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel

garudaonline, Medan | Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut),  Irjen Pol DR Rycko Amelza Dahniel Msi mengingatkan seluruh Satuan Pelaksana Administrasi (Satpas) SIM di wilayah hukum Polda Sumut bersih dari praktik percaloan.

“Pastikan pelayanan lantas (SIM, STNK, BPKB, dll) bersih dari percaloan dan Pungutan Liar (Pungli) dengan prinsip ‘Bersihkan ke Dalam dan Sapu Keluar,” tegas Kapolda di acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) fungsi lalu lintas, di Aula Catur Prasetya Mapolda Sumut, Rabu (02/11/2016) sekira pukul 09.08 WIB.

Menurut Kapolda, personel yang bertugas di fungsi lantas adalah pejabat negara yang dipilih oleh Polri untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban & kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).

“Rakernis ini sangat penting sebagai moment melakukan evaluasi sudah sejauh mana fungsi lantas melaksanakan perogram Promoter Kapolri, khususnya point 1 dan 2 yaitu Pemantapan Reformasi Internal Polri dan Peningkatan Pelayanan Publik Yang Lebih Mudah Bagi Masyarakat dan Berbasis Teknologi Infomasi,” ujar Kapolda.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menyampaikan penekanan Presiden Joko Widodo agar Polri selalu hadir untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara serta melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya (program Nawacita point 1 dan 4).

“Karena saat ini kepercayaan masyarakat terhadap Polri sangat rendah dimana pada era demokrasi ini kehendak atas Negeri ini ada ditangan rakyat kalau rakyat tidak percaya lagi kepada Polri bisa aja Polisi diberikan kepada instansi lain atau kewenangannnya direduksi atau dibonsai/dikecilkan,” kata Kapolda menambahkan.

Dalam Commander Wish, Kapolda Sumut memiliki 3 strategi yaitu Meningkatkan Kinerja dan Modernisasi;  Melakukan Pembenahan Kultur;  selanjunta Meningkatkan Kemampuan Mengelola Media. Fungsi lantas senantiasa berhadapan langsung kepada masyarakat harus menjadi etalase positif Polri.

“Tunjukkan kepada masyarakat bahwa kita benar-benar serius melakukan Operasi Saber Pungli sebagaimana Perpers RI Nomor 87 tahun 2016 tentang Satgas Saber Pungli.

Polisi sebagai wasit yang adil, Polisi bukan alat kekuasaan, bukan alat kelompok dan bukan mencari keuntungan (No Politic, No Clique, No Profit), tidak boleh berpihak kepada satu kelompok, tidak boleh menunjukkan kekuasaan karena banyak harta,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menekankan kepada seluruh Kasatlantas untuk mengatur lalu lintas dijalan, di pos lantas tidak sendirian karena Polisi lalu lintas adalah menjadi target dari teroris.

Terakhir, Kapolda meminta kepada Dirlantas, Dirintel dan Reserse untuk melakukan pengamanan tertutup kepada petugas yang bertugas di lapangan.

“Kepada seluruh Kasatlantas, tingkatkan kepercayaan kepada masyarakat dengan meningkatkan kinerja, dekatkan Polisi dengan rakyatnya, benahi kultur dan tingkatkan kemampuan mengelola media,” pesan Kapolda kepada para Kasatlantas. (g/01)

Berikan Komentar