Mahasiswa Sorot Dugaan Pungli “Batik Pangonal Harahap”

oleh -223 views
Massa dari Forum Mahasiswa Labuhan Batu saat menggelar demoa di DPRD Sumut, menyoal dugaan pungli "Batik Pangonal Harahap"

garudaonline – Medan | Puluhan pemuda tergabung dalam Forum Mahasiswa Labuhan Batu (FMLB), menggelar demo ke gedung DPRD Sumatera Utara, Kamis (19/1/2017).

Dalam aksinya dipimpin koodinator lapangan, Henri Sitorus minta Komisi E DPRD Sumut, segera memanggil Bupati Labuhan Batu, Pangonal Harahap terkait dugaan pungutan liar (Pungli) yang diduga dilakukan yang bersangkutan.

“Modus yang digunakan bupati adalah dengan melakukan penjualan batu bercorak “Batik Pangonal”, yang dijual di seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Labuhan Batu,” beber Henri Sitorus.

Dalam aksinya, mereka juga minta DPRD Sumut segera menyelematkan anak-anak sekolah dari baju “Batik Pangonal” yang sarat dengan politik.

“DPRD Sumut harus menyelamatkan anak sekolah dari intervensi politik, karena anak-anak belum paham,” harapnya.

Selain itu, FMLB juga minta Tim Saber Pungli Sumatera Utara, segera turun ke Kabupaten Labuhan Batu untuk melihat persoalan yang terjadi. Mereka juga mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, bekerjasama dengan Tim Saber Pungli  mengusut penjulan baju pada 2016 itu.

FMLB mendesak Kejatisu berkoordinasi dan berkerjasama dengan Tim Saber Pungli, dalam mengusut tuntas dugaan pungli melalui Kadis Pendidikan Labuhan Batu tersebut.

Menanggapi aspirasi massa, Ketua Fraksi Hanura DPRD Sumut, Toni Togatorop yang menemui para pendemo, berjanji akan menyampaikan tuntutan tersebut ke pimpinan dewan dan Komisi E.

“Saya akan menyampaikan tuntutan mahasiswa kepada Komisi E, supaya ditindaklajuti karena ini menyangkut tupoksi mereka,” terangnya.

(mike)

Berikan Komentar