Medan Petisah dan Barat Gelar Apel 3 Pilar Kebangsaan

oleh -609 views
Personel Bhabinkamtibmas Polsek Medan Baru, Babinsa Koramil 01 Medan Barat, Lurah dan Kepling se-Kecamatan Medan Petisah serta Medan Barat mengikuti apel 3 pilar kebangsaan, kemarin.

garudaonline, Medan | Ratusan personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Medan Baru, Bintara Pembinaan Desa (Babinsa) Koramil 01 Medan Barat, Lurah dan Kepling se-Kecamatan Medan Petisah serta Medan Barat mengikuti apel kebangsaan, kemarin.

Apel 3 pilar kebangsaan tingkat kecamatan yang digelar di Lapangan Dropout Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Medan ini dipimpin Danramil 01 Medan Barat Kapten Inf M Marpaung serta diikuti Kapolsek Medan Baru Kompol Ronni Bonic, Camat Medan Petisah Rahmad Harahap dan Camat Medan Barat Ridho Nasution.

Kapolsek Medan Baru Kompol Ronni Bonic
Kapolsek Medan Baru Kompol Ronni Bonic

Danramil 01 Medan Barat Kapten Inf M Marpaung dalam amanatnya mengakui bahwa situasi dan kondisi tanah air saat ini sedang hangat. Oleh sebab itu, dia meminta kita untuk tidak terprovokasi.

“Mereka menggunakan agama sebagai alat provokasi. Bapak-bapak bila mendapatkan informasi sekecil apapun agar dikomunikasikan kepada polri, camat, babinsa atau bhabinkamtibmas.

apel-baru-a

Kita harus rela berkorban demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Meneruskan arahan Panglima TNI, bila nanti suasana kacau, kita juga siap berjihad. Mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkas Marpaung.

Sementara itu, Kapolsek Medan Baru Kompol Ronni Bonic mengingatkan 3 pilar kebangsaan (bhabinkamtibmas, babinsa dan lurah) agar menyampaikan keda para tokoh agama serta tokoh masyarakat supaya sama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kota Medan.

 Danramil 01 Medan Barat Kapten Inf M Marpaung

Danramil 01 Medan Barat Kapten Inf M Marpaung

“Memberikan pesan kamtibmas kepada warga agar tidak mudah terprokasi dan ikut- ikutan dalam aksi unjuk rasa terkait kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Kita harus dapat bersinergi dalam menjaga keutuhan NKRI dan ini harga mati.
Kita tidak boleh membiarkan adanya oknum-oknum yang menunggangi pengunjuk rasa untuk melakukan makar dan mengarah ke tindakan anarkis.

apel-baru-g

Kita abdi negara harus dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Negara tidak boleh kalah dengan para pelaku kejahatan. Proses hukum sudah berjalan, status Ahok sudah menjadi tersangka, ini menjadi tugas kita kepada warga agar dapat memberikan pesan-pesan kamtibmas.

Percayakan kepada polri penanganan kasus dugaan penistaan agama yang sudah diproses dan ditindak lanjuti oleh Polri. Samapaikan kepada warga agar tidak lagi melakukan aksi-aksi unjuk rasa terkait dengan masalah kasus ini, kita tunggu saja proses penyidikannya,” ujar

apel-baru-f-psRonni.

Sedangkan Camat Medan Petisah Rahmad Harahap menyatakan kepada jajarannya, sebagai salah satu 3 pilar kebangsaan untuk terlibat membantu aparat keamanan TNI/Polri.

“Lurah dan kepling harus perperan aktif dalam penyampaian informasi sekecil apapun kepada TNI dan Polri,” tegas Rahmad. (iwan)

Berikan Komentar