Operasi Simpatik, Polsek Sunggal Tutup Jalan Berlubang Penyebab Kemacetan

oleh -249 views
Personel Unit Lantas Polsek Sunggal, Briptu Sujibto (pegang sekop) dan rekannya yang menggelar Operasi Simpatik Toba 2017 melakukan penimbunan jalan berlubang di Jalan Binjai Simpang Paya Geli. Jalan berlubang tersebut yang menjadi salah satu penyebab kemacetan selama ini.

garudaonline – Medan | Kepolisian Sektor (Polsek) Sunggal, Polrestabes Medan menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Simpatik Toba 2017. Operasi ini merupakan lanjutan dari Operasi Kancil yang berakhir pada Selasa (28/2/2017) lalu.

Operasi yang lebih mengedepankan pada pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalul intas ini digelar secara serentak di Medan, Sumatera Utara bahkan di seluruh Indonesia selama 20 hari mulai 1 hingga 21 Maret 2017.

Dalam operasi ini, Unit Lantas Polsek Sunggal melakukan penutupan jalan raya yang berlubang di Jalan Binjai Simpang Paya Geli sebagai bentuk kepedulian Polsek Sunggal terhadap keselamatan warga dalam berkendara. Kegiatan ini dilakukan pada hari keempat Operasi Simpatik Toba 2017, Sabtu (4/3/2017).

“Jalan-jalan berlubang tersebut yang selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan dan antrian panjang. Mudah-mudahan dengan dilakukan penimbunan ini dapat mengurangi kepadatan dan antrian panjang yang selama ini terjadi,” kata Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri SIK.

Dikatakan, pelaksanaan Operasi Simpatik 2017 ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran operasi yakni masyarakat yang melanggar lalu lintas berpotensi menyebabkan terjadinya fatasitas kecelakaan antara lain, melawan arus lalu lintas khususnya kendaraan roda dua, pelanggaran rambu-rambu lalu lintas dan pelanggaran batas kecepatan.

Dengan dilakukan penegakan hukum terhadap sasaran priorotas tersebut pelaksanaan Operasi Simpatik Toba 2017 diharapkan dapat mendorong tujuan operasi yaitu meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Sasarannya juga untuk menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas, terwujudnya situasi kamseltibcarlantas menjelang hari Bhayangkara ke-70 tahun 2017.

(g/10)

Berikan Komentar