Panitia Doa Bersama Umat Buddha Nusantara Audiensi ke Kapoldasu

oleh -315 views
Kapoldasu, Irjen Pol R Budi Winarso didampingi Wakapoldasu Brigjen Pol Adhi Prawoto diabadikan bersama Ketua Dewan Kehormatan Tongariadjo Angkasa SE, MBA, MM, MSc, Ketua Panitia Dr Sutrisno, SH, MKn dan sejumlah panitia di Mapoldasu, Selasa (4/10).

garudaonline – Medan | Panitia Doa Bersama Umat Buddha Nusantara melakukan audensi ke Kapolda Sumut, Irjen Pol R Budi Winarso, Selasa (4/10).

Hadir dalam audensi tersebut, Ketua Dewan Kehormatan Tongariadjo Angkasa SE, MBA, MM, MSc, Ketua Panitia Dr Sutrisno, SH, MKn, Sukiran, SH, MKn, Tony Tukimin, Ridwan ST, Dhamma Sukha, Charles Tandoko dan Hendra.

Kapolda Sumut, Irjen Pol R Budi Winarso mengingatkan, kepada semua elemen masyarakat agar bisa menjaga kondusifitas dan keamanan di Sumut. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah melakukan doa bersama.

“Ini adalah sebuah kegiatan positif dan kita akan mendukung dan mengamankan acara ini. Serta kita akan membantu mengatur lalu lintas saat acara berlangsung. Besar kemungkinan saya akan hadir di acara doa bersama ini,” kata Kapoldasu didampingi Wakapoldasu Brigjen Pol Adhi Prawoto.

Ketua Panitia Dr Sutrisno, SH, MKn mengatakan, kedatangan mereka untuk memberitahukan kegiatan Doa Bersama Umat Buddha Untuk Negeriku Indonesia yang akan dilaksanakan pada Sabtu 19 November 2016 mendatang di Pangkalan Udara Soewondo atau eks Bandar Udara Internasional Polonia. Panitia berharap pihak kepolisian dapat memberikan rasa aman dan nyaman di Sumut khususnya Kota Medan.

“Umat Buddha ingin mendoakan agar negara Indonesia ini terus dalam keadaan aman, damai, sejahtera dan rakyat makmur sentosa. Selain doa memohon keselamatan, acara ini juga digelar untuk memperkokoh rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Alasan ini cukup kuat karena kita lahir, kita hidup dan kita mati di Indonesia sehingga seyogyanya sangat pantas sekali kita tunjukkan rasa cinta tanah air,” ujarnya.

Panitia berharap, bangsa Indonesia ini dalam keadaan aman, tertib dan sejahtera serta jauh dari bencana alam, wabah penyakit dan sebagainya.

“Dengan begitu, rakyat akan hidup rukun dan damai serta saling hormat menghormati satu dengan yang lainnya,” pungkasnya. (Red)

Berikan Komentar