Papan Reklame Dibongkar, TRTB Medan Diprotes

oleh -228 views

garudaonline – Medan | Tim Terpadu Penertiban dan Penindakan dari Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan kembali beraksi. Kali ini, pembongkaran papan reklame diduga bermasalah dilakukan di simpang empat Jalan Asrama Pondok Kelapa Medan, Rabu (07/12/2016) dini hari. Dari lokasi tersebut, petugas berhasil memotong dan membongkar papan reklame berukuran 5×10 meter milik PT Multigrafindo Mandiri.

Hal tersebut menuai protes dari Manajemen PT Multigrafindo Mandiri. Manajemen menilai, pembongkaran yang dikawal ketat oleh penegak hukum itu dilakukan karena adanya unsur persaingan bisnis. “Padahal lokasi yang sudah dipasang untuk iklan itu tidak mengganggu pos polisi yang ada di samping simpang empat Jalan Asrama Medan,” papar Direktur Utama PT Multigrafindo Mandiri Irwandi kepada wartawan di Medan.

Irwandi menuturkan, pembangunan papan reklame tersebut sebelumnya sudah mengantongi izin dan sudah ada kerjasama dengan pihak Polrestabes Medan. Namun, dia menduga karena adanya kepentingan itu, papan Reklame yang panjangnya 5X10 meter dipotong. “Manajemen mengalami kerugian sebanyak Rp 400 juta. Padahal surat resmi pun untuk pembongkaran juga belum diterima. Nampak kali persaingan bisnis ini yang dilakukan petugas TRTB Kota Medan,” tuturnya.

Dengan pembongkaran ini, Irwandi mnghitung, sudah sembilan papan reklame milik PT Multgrafindo Mandiri yang dipotong. “Saya akan menggugat kepada mitra bisnis yang melakukan kontrak kerja kepada Polrestabes Medan dan TRTB yang tidak berkordinasi dengan pihak manajemen,” tegasnya.

“Manajemen sangat mendukung Polrestabes Medan mendirikan pos polisi. Tapi jangan mengorbankan dan merugikan mitra kerja lainnya yang sudah mempunyai izin dan terbukti meningkatkan PAD Kota Medan. Kalau begini terus cara main TRTB telah merugikan mitra kerja dan nama baik PT Multigrafindo Medan,” kata Irwandi.

Sementara itu, Kabid Pengendalian dan Pemanfaatan Tata Ruang, Indra Siregar yang ikut menyaksikan pembongkaran itu masih menghindari wartawan. Indra diketahui langsung balik kanan dari Jalan Asrama Medan.”Indra kabur dari lokasi pembongkaran papan reklame yang dibongkar untuk mendukung Advertising lainnya yang ingin membangun pos polisi yang ada di Jalan Asrama Medan,” pungkasnya. (BS)

Berikan Komentar