Peringati Hari Anti-Korupsi Internasional, Ini yang Dilakukan Kejatisu

oleh -815 views

garudaonline, Medan | Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Jumat (9/12/2016) menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Anti-Korupsi Internasional. Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup), Kajatisu Dr Bambang Sugeng Rukmono MM MH.

Dalam sambutannya, Bambang mengatakan kepada seluruh jajaran kejaksaan bahwa makna hari anti-korupsi adalah tentang kebersihan hati bagi kokohnya suatu integritas aparatur yang ditandai dengan semangat keikhlasan dan bebas dari kepentingan apapun.

“Agar kejaksaan selayaknya menjadi garda terdepan untuk melakukan upaya pemberantasan korupsi bersama dengan aparat hukum lain dan para jaksa agar menghilangkan egosentris,” kata Bambang.

Setelah upacara, Kajatisu dan jajarannya membagikan baju serta stiker anti-korupsi di seputaran Jalan AH Nasution, Medan Johor. Saat membagikan baju, Bambang yang diwawancarai wartawan mengatakan, bahwa hari anti korupsi internasional yang setiap tahunnya dilaksanakan pada 9 Desember 2016, kali ini mengambil tema Bersih Hati, Tegas Integritas, Kerja Profesional untuk Indonesia.

“Dalam penanganan korupsi, Kejatisu mendapatkan rangking dua. Sementara rangking satu diraih oleh Kejati Jawa Timur serta Rrangking tiga Kejati Jawa tengah. Ini merupakan prestasi dalam menangani kasus korupsi terkait kwantitas penanganannya,” terang orang nomor satu di Kejatisu itu.

Usai membagikan baju dan stiker, Kajatisu beserta jajarannya melanjutkan dengan kegiatan donor darah dan makan bersama serta berdialog dengan wartawan. Pada acara itu, sebanyak 30 wartawan ikut menyumbangkan darah.

Dari kegiatan tersebut didapatkan tiga ratus kantong darah yang akan diberikan ke Palang Merah Indonesia Sumatera Utara (PMI Sumut). Tak lupa, Kejatisu juga memberikan bantuan kepada korban gempa di Pidie Aceh yang akan diserahkan kepada pihak terkait.

(Endang)

Berikan Komentar