Perobohan Rumah Tanpa IMB Ditolak Puluhan Warga

oleh -267 views
Pembongkaran rumah di Jalan Kolam Dusun III Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Selasa (8/11/2016) yang dilakukan petugas Satpol PP.

garudaonline, Medan | Pembongkaran rumah di Jalan Kolam Dusun III Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Selasa (8/11/2016) yang dilakukan petugas Satpol PP mendapat penolakan. Ibu- ibu yang rumahnya dibongkar hanya bisa menangis pasrah.

Bahkan warga langsung memblokade jalan ketika melihat truk membawa eskavator melintas di Jalan Kolam. Petugas kepolisian langsung bersiaga ketika melihat warga yang mencoba menutup akses jalan truk tersebut. Petugas kepolisian yang dari tadi bersiaga langsung meminta warga untuk membuka jalan.

“Tolong bapak-ibu biarkan truk itu melintas, jangan buat kekisruhan,” ujar Kapolsek Percut Seituan, Kompol Lesma Zendrato.

Truk pembawa eskavator kemudian dapat melintas dengan mendapat kawalan dari personil kepolisian dan sejumlah pertugas Satpol PP Deliserdang. Bahkan upaya warga untuk menghalangi pembongkaran rumah itu dilakukan berbagai cara.

Puluhan warga juga mendatangi Kantor Desa Medan Estate yang berada di Jalan Kolam. Kedatangan puluhan warga ini terkait rencana Pemkab Deliserdang yang akan merobohkan bangunan rumah warga yang baru saja dibangun.

Salah seorang warga Haslan mengakui bahwa puluhan warga Jalan Kolam Dusun III, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan  mendirikan bangunan tanpa adanya surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Namun, hal itu akibat permintaan warga agar Kepala Desa Medan Estate, Faisal Arifin mengeluarkan surat kepemilikan tanah yang telah mereka tempati selama 20 tahun tidak juga terealisasi.

“Kami akui bangunan ini tanpa IMB, karena dari dulu kami minta diterbitkan surat dari kepala desa tidak juga dipenuhi,” ujar Haslan.

Petugas dari Polsek Percut Seituan dan sejumlah personil Koramil telah bersiaga melakukan penjagaan untuk mengantisipasi bila terjadi kericuhan. Selain itu, puluhan petugas Satpol PP Deli Serdang yang dilengkapi dengan martil telah bersiaga di kantor Desa Medan Estate menunggu perintah dilakukannya eksekusi. (Fidel)

Berikan Komentar