PKK dan Bhayangkari Medan Gelar Penyuluhan Anti-Narkoba ke Sekolah-Sekolah

oleh -499 views
Ketua PC Bhayangkari Kota Medan, Hj Tasha Mardiaz (2 dari kanan) memberikan ceramah dalam bahasa inggris kekada siswa Sis International School, Medan.

garudaonline, Medan | Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Medan dan Pengurus Cabang (PC) Bhayangkari Kota Medan bekerjasama dengan Sat Binmas serta Satres Narkoba Polrestabes Medan menggelar penyuluhuan gerakan anti-narkoba ke sekolah-sekolah di Kota Medan.

bhayangkari-medan-1

Di antaranya di Singapore School of Medan atau SIS Medan, Rabu (23/11/2016) sekira pukul 13.00 WIB s/d 15.00 WIB dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pertiwi, Medan, Rabu (23/11/2016) sekira pukul 16.00 WIB s/d 18.00 WIB.

bhayangkari-medan-2

“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap generasi muda Kota Medan yang bebas dari penyalahgunaaan narkoba,” ujar Ketua PC Bhayangkari Kota Medan, Ny Hj Tasha Mardiaz saat menggelar penyuluhan anti-narkoba di SIS Medan, Rabu (23/11/2016) lalu.

Di sekolah bertaraf internasional itu, istri Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto ini menyampaikan kata sambutan dengan menggunakan bahasa inggris yang langsung diapresiasi oleh seluruh peserta.

bhayangkari-medan-3

“We are pleased to join you today at the No Drugs Abuse Awareness & This is a messages to commemorate National Youth Oath or sumpah Pemuda 2016,” kata Tasha menyatakan kesenangannya dapat bergabung memberikan penyuluhan kesadaran penyalahgunaan narkoba.

Ibu tiga anak masing-masing, Marsha Valeska Diaz, Carla Aliya Diaz dan Rodriego Al Ciel Diaz, bersama timnya juga bersyukur untuk kesempatan menyampaikan pesan dari generasi muda Kota Medan bebas narkoba.

“As our concerned and love as a mother, as a member of the organization, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Medan Ibu Hj Rita Maharani Tengku Zulmi Eldin, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar Medan Tasha Mardiaz, Ketua IWAPI Medan Ibu Eliza Rahmawati S.Sos in cooperated with Kasat Binmas Polrestabes Medan Kompol Widya Budhi Hartati, Kasat Narkoba Kompol Boy Situmorang and team thankful for this opportunity to The Head Teacher Mr Michael and all of SIS Medan students to deliver the message of  generasi muda Kota Medan bebas narkoba,” ucap Tasha.

bhayangkari-4

“The number of young drug abusers has been rising over the past years at a worrying rate. World Phenomenon shown us that Drugs kill thousands of people everyday,” sambung Tasha yang menurutnya, jumlah penyalahguna narkoba muda telah meningkat selama beberapa tahun terakhir pada tingkat yang mengkhawatirkan. Dunia fenomena menunjukkan kepada kita bahwa narkoba membunuh ribuan orang setiap hari.

Dikatakan, menurut statistik terbaru, lebih dari 140 orang meninggal akibat penyalahgunaan kokain, 95 dari ganja, dan hampir 300 sebagai akibat dari kecanduan rokok parah dan banyak kasus lainnya.

“According to the recent statistics, more than 140 people died from cocaine abuse, 95 from marijuana, and almost 300 as a result of a severe cigarette addiction and many other cases,” kata Tasha.

“The truth Drug abuse in real life is not fun. It is painful and has very real and negative consequences for the abusers and also for their families and it could damage the brain development, and even leads to a drop in IQ.

Kebenaran penyalahgunaan narkoba dalam kehidupan nyata tidak menyenangkan. Hal ini menyakitkan dan memiliki konsekuensi yang sangat nyata dan negatif untuk pelaku dan juga bagi keluarga mereka dan itu bisa merusak perkembangan otak, dan bahkan menyebabkan penurunan IQ,” ujar Tasha.

“This is an encouraging start. Ini awal menggembirakan. Based on that fact, We hope this will encourage our youths commit to staying drug-free and play an active role in sharing the No-drug message to the social life.

Berdasarkan fakta bahwa, kami berharap ini akan mendorong pemuda kami berkomitmen untuk tinggal bebas narkoba dan berperan aktif dalam berbagi pesan ada obat untuk kehidupan sosial,” katanya.

Tasha berpesan kepada pemuda untuk mengambil tanggung jawab pribadi. Menjaga Medan bebas narkoba adalah upaya kolektif memang dan memiliki peran penting dalam mengatakan tidak pada narkoba, komitmen untuk menjalani gaya hidup bebas narkoba.

“Awareness for our youth to take personal responsibility. Keeping Medan drug-free is a collective effort indeed and have a critical role in saying no to drugs, commitment to lead a drug-free lifestyle,” pintanya.

Sesi Penyuluhan gerakan anti penyalahgunaan narkoba berikutnya dilaksanakan di SMP Pertiwi Medan. Sambutan disampaikan Wakil Wali Kota Medan Ny Nurul Akhyar, Ketua IWAPI Medan Eliza Rahmawati S Sos.

Di akhiri kegiatan penyuluhan serta dialog interaktif dari Kasatres Narkoba Polrestabes Medan Kompol Boy J Situmorang dan Kasat Binmas Polrestabes Medan Kompol Widya Budhi Hartati, dari perspektif hukum dan aspeknya termasuk dari sisi kesehatan oleh dr Nova Milala. (rel/iwan)

Berikan Komentar