Polsek Sunggal Gelar Apel Deklarasi Aspol Bersih Narkoba

oleh -470 views
Sejumlah personel Polri penghuni Aspol Diski foto bersama Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri SIK (5 dari kiri) usai mendeklarasikan Aspol Diski Bebas Narkoba.

garudaonline – Medan | Kepolisian Sektor (Polsek) Sunggal dipimpin langsung Kapolseknya Kompol Daniel Marunduri SIK bersama wakilnya AKP Artha Sebayang menggelar apel deklarasi Asrama Polisi (Aspol) Bebas Narkoba, Kamis (6/4/2017).

Pembacaan deklarasi oleh para penghuni asrama digelar di Aspol Diski Desa SM Diski, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang dan disaksikan Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri SIK, Wakapolsek AKP Artha Sebayang, Kanit Binmas AKP P Bangun, Kanit Patroli AKP Enan, Kanit Intel Iptu Subakir, Kades Diski Sariman, para Bhabinkamtibmas dan para Kadus Diski.

“Setelah pembacaan deklarasi Aspol Diski Bebas Narkoba, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas Kompleks Polri Diski menolak peredaran narkoba oleh perwakilan penghuni aspol. Ada sekitar 12 KK yang menandatangi nota kesepakatan itu,” ujar Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri SIK di sela kegiatan.

“Adapun personel Polri penghuni Aspol Diski yang menandatangi pakta integritas Kompleks Polri Diski menolak peredaran narkoba adalah, Bripka Halasan Rumapea, Aiptu Syahrul, Ipda AG Lubis, Bripka Rudi Setiawan, Bripka A L Gaol, Aiptu Kabar, Bripda L Manalu, Brigadir P Barus, Bripka D Sipahutar, Ipda ST Tambunan, Brigadir Abdullah dan Nilawati,” tutur Daniel.

Lebih lanjut, Perwira Menengah (Pamen) Polri jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 2004 ini mengatakan bahwa narkoba sudah sangat meresahkan dan semua bisa jadi pelaku. Oleh karena itu, sambung Daniel, semua lingkungan masyarakat maupun asrama polisi wajib bersih dari peredaran narkoba.

“Saya tekankan apabila ada penghuni Aspol Diski ini yang terlibat narkoba akan diproses hukum dan diusir dari asrama. Saya juga mengimbau kepada Kepala Desa dan Ketua RT Asrama Diski Aiptu Syahrul agar melaporkan apabila ada ditemukan pengguna narkoba di aspol ini agar secepatnya bisa kita lakukan rehabilitasi di BNN. Namun lain halnya apabila tertangkap. Pasti akan kita proses dan diusir dari asrama,” tegas Daniel.

(g/01)

Berikan Komentar