Prabowo Sebut Pendukungnya di Medan Tampang Tak Berduit

oleh -386 views
garudaonline, Medan – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto kerap melontarkan statement kontroversial di hadapan para pendukungnya. Saat menghadiri acara silaturrahmi akbar dengan ribuan pendukungnya di Medan, Prabowo menyebut para pendukungnya itu memiliki tampang yang tidak punya banyak duit.
Dalam paparannya, Prabowo kembali menjelaskan terjadinya kebocoran anggaran kurang lebih 1.000 Triliun pertahun. Jika dikalikan selama lima tahun, kata Prabowo, maka telah terjadi kebocoran anggaran hingga mencapai 5.000 triliun.
“Saya menghitung kebocoran kita tiap tahun kurang lebih 1.000 triliun, itu saya tulis di buku. Bayangkan kalau kita tidak mengubah haluan negara, kalau kita tidak mengambil kekuasaan kembali kepada kekuasaan yang membela kepentingan bangsa Indonesia, berarti lima tahun dikali 1.000 triliun, maka 5.000 triliun telah hilang terus, kita memperkaya bangsa lain, kita terus seperti sekarang,” ucap Prabowo di Medan, Sabtu (23/2/2019).
Menurut Prabowo, saat ini telah terjadi kebocoran anggaran yang konyol, pembangunan tidak jelas, bahkan banyak pembangunan yang dana nya di mark-up.
“Kalian tahu mark-up ?
Siapa bisa jawab ? Jadi penggelembungan itu atau bahasa Inggris nya mark-up. Kalau nilai proyek sesungguhnya 100 perak atau Rp100 miliar, maka dibuat 200 kemudian sisanya dibagi- bagi. Mark-up sesungguhnya mencuri dari rakyat Indonesia,” terang Prabowo.
Prabowo menyindir bahwa KPK dan BPK telah memiliki bukti bocornya anggaran itu. Akan tetapi, dia mempertanyakan apakah lembaga tersebut mau menindaknya.
“Nanti ada yang bilang pak Prabowo ada buktinya nggak? Yang punya bukti itu KPK, BPK, mau nggak ? Menindaknya ?  nanti saya bawa banyak kasus, ente marah-marah,” ujar Prabowo disambut gelak tawa pendukungnya.
Kemudian, Prabowo menyebut bahwa para pendukungnya itu memiliki tampang-tampang yang tidak punya duit. Pernyataan mantan Danjen Kopassus itu lantas disambut gelak tawa riuh para pendukungnya.
“Saudara-saudara koalisi kita ini, maaf termasuk koalisi paket hemat, Pahe. Maaf aku lihat tampang-tampang kalian tampang-tampang yang nggak terlalu banyak duitnya. Nanti kalian bilang Prabowo menghina, Prabowo ini bukan menghina, Prabowo ingin kalian banyak uang,” pungkasnya.
Prabowo menambahkan seorang pemimpin akan merasa gembira jika melihat orang yang dipimpinnya mempunyai duit yang cukup. Begitu juga yang dirasakannya saat menjadi komandan ketika masih berkarir di TNI.
“Saya selalu diajarkan, Prabowo kamu adalah komandan. Komandan itu bapak , komandan itu guru, komandan itu sahabat, komandan itu kawan seperjuangan. Apa yang membuat rakyatmu menderita, kamu harus ikut menderita. Komandan harus memimpin paling depan bukan dari belakang nyuruh nyuruh anak buahnya. Jadi seorang pemimpin akan gembira kalau melihat anak-anaknya senyum, apabila duit mereka cukup, pemimpin akan puas,” beber Prabowo. (voshkie)
Berikan Komentar