Puskesmas Sering Layani Pasien 24 Jam

oleh -1.035 views

garudaonline – Medan | Keberadaan puskesmas sebagai layanan kesehatan sangat penting di masyarakat. Namun masih ada anggapan di sebagian masyarakat tentang tidak maksimalnya pelayanan di puskesmas.

“Memang masih ada anggapan pelayanan puskesmas mengkhawatirkan. Tapi itu biasanya anggapan dari orang-orang yang tidak pernah sama sekali ke puskesmas. Mungkin mereka biasa ke rumah sakit swasta,” kata Kepala Puskesmas Sering Medan, Rafrini, Senin (23/1/2017).

Dia mengatakan pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas memiliki dimensi pelayanan sosial. Soal pelayanan di puskesmas, katanya, juga tidak kalah saing dengan rumah sakit lainnya.

“Seperti di Puskesmas Sering ini, kita juga punya ruang rawat inap yang biasanya dimanfaatkan untuk pasien melahirkan. Sedangkan rawat jalan, sedikitnya ada 100 orang pasien perhari kita tangani. Karena posisi puskesmas kita juga dekat dengan rumah sakit,” ucapnya.

Menurut Rafrini, Puskesmas Sering memberikan pelayanan selama 24 jam terutama bagi pasien emergency. Tak hanya itu, puskesmas tersebut juga memiliki dua Pustu.

“Kalau untuk tim medis sampai saat ini masih mencukupi. Kita punya enam orang dokter umum dan ada tiga orang dokter gigi,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan pelayanan, Puskesmas Sering juga memberikan pelayanan fisiotherapy dan klinik khusus pasien diabetes melitus (DM).

“Khusus pasien DM, ada sekitar 250 pasien yang terdaftar di kami. Untuk Klinik DM, bukanya tiap hari Selasa. Jadi sekalian ada senam dan pemeriksaan darahnya,” urainya lagi.

Sementara, Yulina Maharani warga Helvetia Medan mengatakan pelayanan di puskesmas cukup tanggap. Pasalnya pasien langsung ditangani oleh dokter.

“Kalau menurut saya, tergantung puskesmasnya juga. Karena selama ini saya berobat di puskesmas langsung ditanggapi dan tidak ada antrian. Paling yang harus diperbaiki, petugasnya lebih komunikatiflah dengan pasien,” ungkapnya.

Sedangkan, Irma warga Tembung Medan mengatakan pelayanan di puskesmas tak jauh berbeda dengan di rumah sakit. Karena pasien langsung bertemu dengan dokter dan langsung ditangani dengan baik.

“Malah kalau di puskesmas, kita nyaman karena bisa dengan mudah bertemu dengan dokternya. Jadi tidak ribet lah. Sejauh ini belum ada pengalaman buruk saat berobat ke puskesmas,” bebernya.

(fidel)

Berikan Komentar