Ribuan Umat Budha Doakan Indonesia Bersatu dan Terhindar Bahaya

oleh -568 views
YM Pasang Rinponche melakukan donor darah pada acara Doa Bersama Umat Budha Nusantara di Bandara Lanud Soewondo, Minggu (20/11/2016).

garudaonline, Medan | Ribuan umat Buddha doakan Indonesia aman, damai, makmur, bersatu dan terhidar dari bencana. Doa bersama dipimpin YM Pasang Rinponche, para anggota Sangha, Bhikkhu dan Bhikkuni diikuti oleh lima aliran umat Buddha.

YM Pasang Rinponche dalam wejangan Dhamma mengatakan, umat Buddha harus saling menghormati bukan hanya sesama tapi juga dengan agama lainnya.

“Meski berbeda aliran tapi kita dapat melakukan doa bersama demi kebaikan bangsa Indonesia ini karena umat Budha juga menjadi bagian dari Indonesia,” katanya dalam acara terakhir Doa Bersama Umat Budha Nusantara di Bandara Lanud Soewondo, Minggu (20/11/2016).

Menurut dia, acara Dhamma Talk dan Doa Bersama ini sangat kental terasa kebersamaan. Sebab, dengan kebersamaan maka akan timbul kedamaian dalam hidup berdampingan.

“Dari dalam hati, saya menyampaikan apresiasi kepada para Bhiksu Sangha dan lainnya yang sudah memberikan dukungan dalam doa bersama ini. Acara ini berjalan baik dan sukses juga dikarenakan adanya dermawan penyokong dana, Tongariodjo Angkasa,” ujarnya.

Ketua Panitia Bersama Umat Budha Nusantara, Dr Sutrisno, mengatakan, selain berasal dari seluruh Indonesia, umat Budha yang hadir untuk memanjatkan doa itu juga ada yang berasal dari luar negeri, antara lain Malaysia, Singapore dan Tiongkok.

“Doa ini dipanjatkan agar negara kita jauh dari bencana, pemimpin kita dapat menjalankan tugasnya dan selalu amanah, serta doa untuk seluruh rakyat Indonesia agar sehat, aman dan sentosa,” tukasnya.

Kegiatan Doa dan Donor Darah Bersama Umat Budha Nusantara untuk Negeriku Indonesia di Pangkalan Udara Soewondo atau eks Bandara Udara Internasional Polonia yang diselenggarakan selama 3 hari, Jumat-Minggu (18-20 /11) berakhir sukses. Pada kegiatan akbar tersebut, panitia berhasil memecahkan dua rekor Musium Rekor Indonesia (MURI).

Sutrisno mengatakan, ada dua pencapaian rekor MURI pada acara ini. Pertama, Dhamma Talk terbesar di luar ruangan, doa bersama umat Budha yang dihadiri sekitar 15 ribu umat.

“Bahkan, acara Dhamma Talk dan doa bersama umat Buddha telah memecahkan rekor dunia. Sebab, untuk mencapai rekor MURI saja hanya dibutuhkan sekitar 10.000 orang saja dan acara ini dihadiri sekitar 15.000 orang,” katanya, Minggu (20/11/2016)

Disebutnya, acara ini berhasil atas dukungan semua pihak baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintahan kota, pihak kepolisian, pihak TNI, masyarakat dan lain-lain. Mewakili Panitia Bersama Umat Buddha Nusantara dia mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya.

“Jumlah yang mendaftar mencapai 1.800-an pendonor dan darah yang terkumpul sebanyak 1.300-an. Ini sangat luar biasa, yang penting yang berdonor bukan hanya umat Budha tapi juga dari Muslim, Nasrani, Hindu dan Khonghucu. Ini adalah contoh kecil dari Bhinneka Tunggal Ika,” sebutnya.

Sementara, artis cantik Raline Shah mengatakan, dirinya hadir pada kegiatan donor darah bersama ini atas dasar permintaan dari Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) yang juga ayahnya Dr Rahmat Shah. Dia mengaku ingin langsung mendonorkan darahnya pada kegiatan tersebut.

“Saya bersyukur banyak sekali pendonor saat ini. Saya senang dan bangga bisa ada di sini di antara para pendonor dan saya mendonorkan darahnya. Ini menandakan banyaknya orang yang peduli kepada orang lain tanpa membedakan suku, agama dan ras. Jika ini berjalan sukses, mudah-mudahan ini bisa membantu ribuan orang,” ucapnya. (g/10)

Berikan Komentar