Soal Penebangan Pohon, Warga Keluhkan Dinas Pertamanan Kota Medan

oleh -633 views

garudaonline – Medan | Biaya penebangan pohon di Kota Medan dikeluhkan oleh warga.Pasalnya, Dinas Pertamanan Pemerintah Kota Medan mematok biaya hingga puluhan juta rupiah.Seperti yang dilakukan oleh Deni, salah seorang warga yang pernah meminta Dinas Pertamanan Pemko Medan untuk melakukan penebangan di depan Cafe-nya.

Deni tak mengira kalau retribusi penebangan pohon biayanya sangat tinggi. “Karena pohon ini di pinggir jalan, saya kira gratis. Ternyata bayar,” jelas Deni yang mengaku tinggal di kawasan Ringroad, Jumat (11/11/2016).

Apalagi, lanjut Deni, ketika pihak Dinas Pertamanan meminta retribusi hingga puluhan juta rupiah. Deni mengungkapkan, pihak yang bersangkutan tak akan menebang jika tak ada retribusi yang diberikan dari masyarakat. “Diminta Rp 15 juta penebangan pohon di kawasan Ringroad,” jelasnya.

Deni menambahkan, pohon yang berada di Jalan Gagak Hitam itu terbilang tua. Ia khawatir kalau hujan ditambah angin kencang, pohon tersebut akan tumbang.Namun penjelasan itu ternyata tak begitu ditanggapi oleh petugas pertamanan. Petugas, katanya, berdalih akan melakukan kalau ada pembiayaan. Selain itu, petugas juga meminta Rp 1 juta untuk merapikan pohon, bukan melakukan penumbangan. “Itu juga kami yang disuruh nebang sendiri, cari tukang sendiri dan alat sendiri. Mereka (petugas) hanya mengawasi aja kata mereka,” cerita Deny.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan Zulkifli Sitepu membantah adanya retibusi hingga puluhan juta rupiah tersebut. Ia mengatakan retribusi yang dibebankan paling Rp 800.000 jika penebangan itu adalah permintaan dari warga. “Ah mana ada itu,” bantahnya.

Mendengar adanya permintaan anggotanya kepada masyarakat, Zul kemudian membela anggotanya. Ia membantah tak mungkin anggotanya melakukan hal itu. “Ga ada itu anggota kita begitu,” ujarnya singkat, karena beralasan akan memimpin rapat di Lapangan Merdeka Medan.(BS)

Berikan Komentar